Pentingnya Zikir dalam Pengendalian Emosi

  • Whatsapp

BAB I PENDAHULUAN

A.  Latar Belakang

Zikir merupakan ibadah hati dan lisan yang tidak mengenal batasan waktu dan merupakan amal perbuatan yang sangat diutamakan . Bahkan Allah menyifati ulil albab, adalah mereka mereka yang senantiasa, menyebut Allah baik dalam keadaan berdiri, duduk, bahkan pada saat berbaring. Imam Nawawi menyatakan bahwa yang lebih utama yaitu dilakukan bersamaan di lisan dan dihati. Jika harus salah satunya, maka zikir hatilah yang lebih utama. Pada hakikatnya, orang yang sedang berzikir adalah orang yang sedang berhubungan dengan Allah.

Dengan banyak banyak berzikir kepada Allah, hati akan menjadi tenang dan jauh dari kegelisahan. Dengan hati  yang tenang maka kita akan terjauh dari hasutan saitan yang mempengaruhi emosional ke arah yang negatif dan bisa mengendalikan emosional. Emosi adalah perasaan atau afeksi yang melibatkan kombinasi antara geolak fisiologis dan perilaku yang tampak. Emosi banyak bentuknya seperti kesedihan, amarah, rasa takut, malu, terkejut dan emosi yang positif adalah kenikmatan, cinta, kebahagiaan. Dengan zikir atau mengingat Allah maka hatinya penuh dengan kegembiraan, wajahnya tampak berbinar binar dan penuh dengan cahaya.

Bacaan Lainnya

B. Rumusan masalah       :

  1. Apa yang kamu ketahui dengan pengertian zikir ?
  2. Apa yang kamu ketahui tentang kematangan emosi ?
  3. Apa saja bentuk bentuk zikir ?
  4. Apa saja keutamaan dari zikir ?
  5. Bagaimana hubungan zikir dengan pengendalian emosi yang negatif?

C. Tujuan Penulisan :

  1. Dapat mengetahui dan memahami pengertian tentang zikir dan emosi.
  2. Dapat mengetahui dan memahami bentuk bentuk dan keutamaan zikir.
  3. Dapat mengetahui dan memahami hubungan zikir dengan pengendalian emosi.
Baca Juga :  Penilaian Beroreantasi HOTS pada Kurikulum 2013

 

BAB II Pembahasan

A. Pengertian Zikir

Zikir berasal dari kata dzakara, yadzkuru, dzikr, yang artinya menuturkan, mengatakan, mengingat, dan menyebut.  Menurut Syehk Ali ad- Daqqaq yang dikutip oleh Joko S. Kahhar dan Gilang Vita Madinah mengatakan,  “ Zikir adalah tiang penopang yang sangat kuat atas alam menuju Allah. Sungguh zikir adalah landasan bagi thariqat itu sendiri. Tidak ada seorangpun yang dapat mencapai Allah kecuali mereka yang dengan terus menerus berzikir kepadaNya. Banyak ayat Al quran yang berisi perintah Allah agar manusia senantiasa berzikir mengingatNya salah satunya diantaranya adalah

Pos terkait