Maraknya Kenakalan Remaja

Maraknya Kenakalan Remaja

Oleh : Adinda Zulihah Salsabila

           Remaja adalah seseorang yang sedang mengalami proses peralihan dari anak-anak menuju dewasa. Ia sudah tidak lagi dikatakan sebagai anak-anak tetapi tidak cukup matang untuk dikatakan sudah dewasa. Ia sedang mengalami masa pubertas yang dapat ditandai dengan berubahnya fisik seseorang secara cepat, pertambahan berat dan tinggi badan yang dramatis, berubahnya bentuk tubuh, payudara semakin membesar bagi remaja perempuan, remaja laki-laki suaranya semakin membesar, dan lain sebagainya. Menurut para ahli pendidikan remaja adalah mereka yang berusia 13-18 tahun. Remaja merupakan harapan bangsa untuk bisa menjadi penerus kader-kader bangsa dan menjadikan bangsa ini semakin baik. Namun, pada zaman sekarang ini perilaku remaja sering menyimpang dari norma-norma yang berlaku dan cenderung merosot. Mereka sering melakukan hal-hal yang berdampak negatif yang biasa disebut dengan kenakalan remaja.

            Kenakalan remaja merupakan semua perilaku yang dilakukan oleh remaja yang menyimpang dari norma agama, sosial, hukum, dan adat istiadat. Seiring perkembangan zaman, kenakalan remaja semakin banyak dan menghawatirkan. Perilaku itu sangat berdampak negatif bagi dirinya sendiri dan bagi lingkungan sekitarnya. Kenakalan remaja muncul disaat seseorang mengalami masa transisi dan masa pencarian jati diri yang sesuai dengan dirinya. Beberapa contoh dari kenakalan remaja yaitu, mencuri, merampok, mengonsumsi narkoba dan sejenisnya, berjudi, pergaulan bebas, perkelahian antar pelajar, geng motor, menyalahgunakan penggunaan teknologi modern, perbuatan kekerasan dan lain sebagainya.

            Terdapat beberapa faktor yang melatarbelakangi adanya kenakalan remaja. Faktor-faktor tersebut dikelompokkan menjadi 2 bagian yaitu, faktor internal dan faktor eksternal.

  1. Faktor Internal

      Faktor internal adalah faktor yang berasal dari dalam tubuh remaja itu sendiri. Faktor internal tidak dipengaruhi sama sekali oleh lingkungan sekitar, faktor ini merupakan semua yang menyangkut sosio emosional dan karakteristik orang tersebut.

  1. Krisis identitas

Krisis identitas akan kita alami sejak masa remaja sampai dewasa awal, dimana pada masa ini kita mengalami transisi dan beradaptasi terhadap perubahan fisik, perilaku, dan lingkungan. Masih banyak remaja yang tidak punya teguh pendirian sehingga mereka gampang terpengaruh oleh lingkungan sekitar. Oleh sebab itu, krisis identitas dapat menjerumuskan kita ke pergaulan, dan pertemanan yang kurang baik.

  1. Faktor kepribadian

Seringkali remaja masih tidak bisa membedakan mana perilaku yang berdampak positif dan mana perilaku yang berdampak negatif yang akan menjerumuskan terhadap kenakalan remaja. Begitupun bagi mereka yang sudah dapat membedakan dua perilaku tersebut, tetapi mereka tidak bisa mengontrol diri untuk berperilaku sesuai dengan pengetahuannya.

  1. Faktor Eksternal

Faktor eksternal adalah faktor yang berasal dari luar tubuh remaja, termasuk pengaruh lingkungan sekitar yang berdampak negatif.

  1. Kurangnya kasih sayang dan pengawasan dari orang tua

            Kurangnya kasih sayang dari orang tua terhadap sang anak juga berpengaruh dalam remaja untuk membentuk kepribadian sehari-hari. Remaja masih membutuhkan pengawasan dari orang tua karena mereka masih dalam proses pencarian jati diri mereka. Perceraian, ekonomi yang kurang, kekerasan juga berpengaruh terhadap pertumbuhan sang anak.

  1. Pergaulan dengan teman yang berdampak negatif

Baik buruknya perilaku teman juga berpengaruh dalam perkembangan remaja. Masih banyak remaja yang tidak punya teguh pendirian sehingga mereka gampang terpengaruh dengan sekitarnya termasuk temannya walaupun perilaku itu berdampak negatif. Apabila mereka berteman dengan orang-orang yang shaleh, kemungkinan mereka akan terpengaruh dengan hal-hal yang baik, dan sebaliknya.

  1. Lingkungan masyarakat

Lingkungan juga sangat berpengaruh terhadap remaja. Baik buruknya keadaan lingkungan dimana remaja tinggal sangat mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan mereka. Bahkan para ahli banyak yang mengatakan bahwa kondisi sosial dimana mereka tinggal akan menentukan tingkat kenakalan mereka.

            Dari berbagai faktor dan permasalahan yang terjadi di kalangan remaja masa kini, terdapat beberapa tindakan dalam menangani masalah kenakalan remaja tersebut, yaitu :

  1. Lingkungan yang baik

Lingkungan merupakan salah satu faktor terpenting yang mempengaruhi perilaku seseorang. Kita harus menciptakan lingkungan yang baik agar generasi menjadi baik pula, dan dapat dilakukan dengan cara berkumpul dengan orang-orang yang berbuat kebaikan, orang-orang yang shaleh, orang-orang yang selalu mengajak kita untuk beribadah dan berbuat kebaikan. Dan masih banyak cara lagi yang dapat kita lakukan untuk menciptakan lingkungan yang baik.

  1. Adanya kasih sayang dari orang tua dalam hal apapun
  2. Adanya perhatian dan pengawasan dari orang tua yang tidak mengekang/berlebihan

Semakin dikekangnya seorang anak, maka semakin bertambah tingkatan kenakalan anak tersebut. Sebaiknya orang tua memperbolehkan anak untuk melakukan suatu hal yang masih dalam wajarnya, dan jika perilaku anak sudah melebihi wajarnya atau batasnya maka sebagai orang tua harus menindak lanjuti perilaku anak tersebut.

  1. Pendidikan

Pertumbuhan dan perkembangan seorang anak tidak akan tumbuh dan berkembang dengan baik tanpa adanya bimbingan yang mendidik. Pendidikan adalah salah satu hal yang mempunyai pengaruh kuat terhadap seorang anak. Jika pendidikan seorang anak diperhatikan dengan baik, maka kemungkinan akan muncul generasi yang baik dan juga berkualitas serta mampu mewujudkan keinginan orang tua, bangsa, dan negara.

  1. Adanya penyaluran hobi seorang anak sesuai dengan bakat dan minatnya.

Dalam mendidik remaja perlu memperhatikan banyak hal. Terutama dalam mendidik remaja yang telah terjerumus hal-hal yang negatif. Para orang tua harus lebih memperhatikan perkembangan seorang anak dan selalu mendidik mereka dengan kebaikan-kebaikan. Kita sebagai remaja yang mempunyai pengetahuan dan bisa membedakan antara hal yang berdampak positif dan hal yang berdampak negatif harus bisa mengontrol diri dan berperilaku sesuai dengan norma-norma yang berlaku. Masih banyak hal lain yang bisa kita lakukan dalam memperbaiki kenakalan yang terjadi saat ini. Semuanya adalah tanggung jawab kita, orang bijak tidak meyalahkan keadaan tetapi mecari solusi untuk mengahadapi kenyataan.

Tags: