Pendidikan tidak mesti harus di sekolah

Kegiatan perkemahan A PGMI UIN Sunan Ampel Surabaya selama 3 hari sejak hari jumat 5 april hingga 7 april 2019 yang bertempat di Lembah Giri Wonosalam, Jombang . Kegiatan tersebut diikuti oleh keluarga yang mendidik anaknya di rumah tanpa disekolahkan pada suatu lembaga atau instansi (home scholling). Alasan dari salah satu orang tua mendidik anak di rumah karena mereka ingin anaknya lebih fokus belajar pada sesuatu yang diminati sesuai kemampuannya.

Kegiatan perkemahan juga salah satu cara dalam mendidik anak di alam terbuka. Anak dapat belajar lebih banyak dari kegiatan perkemahan, misalnya menjelajah. Dari menjelajah sang anak secara tidak langsung dilatih untuk memiliki mental yang pemberani dalam menghadapi tantangan yang akan diterima di masa depan. Selain dilatih untuk berani, sang anak juga dilatih untuk memikirkan dan mengambil resiko terhadap sesuatu yang dilakukan.

Selain menjelajah dalam kegiatan perkemahan, juga ada permainan dalam tim dan individu. Dari permainan, sang anak dilatih untuk bekerjasama dan tolong menolong serta dilatih untuk dapat menumbuhkan sikap jujur.

H. Arif Eko Wahyudi, dosen pengampu mata kuliah pramuka mengatakan “dengan berkemah 3 aspek dalam pendidikan bisa didapatkan. Diantaranya afektif, kognitif, dan psikomotorik. Berkemah juga termasuk pendidikan. Pendidikan atau kegiatan belajar mengajar tidak harus dilakukan di dalam ruang kelas, bahkan 3 aspek tersebut didapatkan secara langsung dengan berkemah, maka itulah sebenarnya istilah pendidikan” jelasnya.

Tags: