Busana muslimah generasi milenial

Busana muslimah….
Busana merupakan pakaian yang dipakai sehari-hari untuk menutup tubuh atau aurat. busana atau pakaian termasuk kebutuhan primer bagi manusia. Cara berbusana seseorang dapat mencerminkan kepribadian orang tersebut.

Cara orang-orang berbusana pun memiliki berbagai macam. dari yang berbusana menutup aurat ataupun tidak menutup aurat. Buasana yang menutup aurat biasanya lebih dikenal dengan busana muslim atau muslimah.

Busana muslimah biasanya identik dengan agama Islam, perempuan, anggun, sopan, dan juga tertutup tetapi tetap memancarkan kecantikan. busana muslimah merupakan identitas diri bagi para wanita muslim. Namun di era milenial ini perkembangan busana muslim ataupun muslimah sangat pesat dan juga beragam. Hal ini dikarenakan dampak dari globalisasi dan juga westernisasi budaya barat. sehingga banyak busana muslimah yang salah atau tidak sesuai dengan syariat-syariat agama. Lalu bagaimana busana muslimah yang bagus di era milineal yang sesuai syariat agama tetapi juga tidak ketinggalan zaman????

Tata cara berpakaian sudah ditentukan di agama islam. salah satu dalil di al-qura’an yang membahas tentang berbusana yaitu di surat al-ahzab/33:59 yang terjemahannya “Wahai Nabi, katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang Mukmin, “Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka !” Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak di ganggu. dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” Dari dalil tersebut dapat kita ambil kesimpulan bahwa kita sebagai umat muslim jika berpakaina harus menutup aurat namun masih ada juga umat muslim yang saat berpakaian tidak menutup aurat. Aurat seorang muslimah sendiri dari ujung kepala sampai ke ujung kaki kecuali wajah dan telapak tangan.

Syarat Busana muslimah yang dianjurkan oleh agama islam anatara lain menutup aurat, menggunakan hijab atau khimar, tidak berpakain ketat, tidak kekurangan bahan, memakai kerdung sampai menutupi dada, tidak menampakkan bentuk tubuh, tidak menimbulkan riya, pakaian muslim dan juga muslimah harus berbeda, memakai pakaian yang bersih dan rapi tidak dekil dan kumal karena allah tidak menyukai hal yang kotor, tidak menyerupai pakaian orang-orang yahudi dan nasrani.

Namun di era milenial ini sudah banyak busana yang digunakan para muslimah yang tidak sesuai anjuran al-qur’an seperti mereka menggunakan hijab namun hijabnya tidak sampai menutupi dada atau bahkan sampai terlihat rambut depannya, mereka memakai baju yang ketat sehingga menampakkan bentuk tubuh mereka , dan juga banyak muslmiah yang menggunakan pakaian yang menyerupai cowok “masyaallah”.

Seharusnya mereka itu memakai pakaian yang sudah dianjurkan didalam al-qur’an. Tetapi mereka beralasan busana yang dianjurkan itu terkesan kuno. Seperti, mereka harus mneggunakan pakaian yang besar suapaya tidak menampakkan bentuk tubuh, digenerasi milenial ini menganggap busana seperti itu ketinggalan zaman dan tidak keren . Dan juga kita dianjurkan memakai hijab atau khimar yang digunakan sampai menutup dada atau bisa diartikan memakai hijab yang besar. Mereka tidak mau atau mungkin beranggapan bahwa memakai hijab atau khimar yang besar itu ribet atau mengurangi keaktifan seseorang untuk bergerak karena kebesaran baju dan hijabya.

Disamping itu semua sebenarnya ada sebuah solusi yang dapat diambil oleh muslimah dalam hal berpakaian di zaman milenila ini. Seperti, yang pertama kita tidak harus memakai baju yang kebesaran atau jubah kita harus pintar mix and match baju yang kita punya supaya terlihat bagus atau terkesan syar’i meskipun yang kita punya hanya celana dan juga beberpa baju panjang ukuran tigaperempat serta beberapa kaos dan cardigan.

Tips yang pertam kita mix and match celana dan juga menggunakan baju panjang tigaperempat. lalu kita menggunaka hijab standard tidak terlalu besar ataupun kecil. Lalu kita model sedemikian rupa supaya terlihat bagus namun masih tetap dapat menutup bagian dada.

Tips yang kedua kita dapat menggunakan celana jeans namun kalau bisa celananya jangan menggunakan bahan yang ketat. Diusahakan menggunakan bahan yang longgar lalu kita mix and match menggunakan kaos lengan panjang lalu dilapisi dengan cardigan. dan juga kita dapat mengguanakan pashmina yang senada dengan warna baju yang kita pakai.lalu kita model sedemikian rupa supaya terkesan simple namun masih syar’i .

Tips yang ketiga kita dapat memadu padankan celana kulot dengan kaos lengan panajang. namun kaos tersebut agak panjang sampai diatas lutut atau menutupi bagian pantat. Lalu kita menggunakan hijab atau pashmina yang sesuai dengan baju yang kita gunakan. Lalu kita model sedemikian rupa supaya pashmina atau hijab yang kita guaka dapat meutupi bagian dada.

Tips yang terakhir kita dapat menggunakan bawahan rok lalu kita mix and match dengan kaos lengan panjang dan dilapisi cardigan atau jacket denim serta tidak lupa menggunakan pashmina yang senada dengan baju yang kita gunakan. Lalu kita model sehingga terkesan bagus, simple namun syar’i.

Itulah beberapa tips mix and match baju muslimah yang tidak melanggar aturan yang ditentukan seperti baju terlalu ketat sehingga menampakkan bentuk tubunhya ataupun menggunakan hijab yang tidak sampai meutup dada. Mereka masih bisa menggunakan celana yang longgar, mengunakan hijab standard yang tidak kebesaran, menggunakan pashmina dan lain-lain. dengan mix and match yang benar mereka dapat berbusana muslimah menutup aurat taetapi juga masih bisa bergaya dan tidak ketinggalan zaman di era milenial ini.

Kita sebagai muslimah digenerasi milenial harus pintar-pintar dalam memilih pakaian. Untuk digunakan sehari-hari dari bahan yang kita pakai, model yang kita pakai serta warna yang kita pakai. Kita bisa memakai busana muslimah tetapi kita juga harus pintar-pintar mengatur model supaya tidak ketinggalan zaman. Jadi intinya tetap syar’i di zaman milenial ini.

Oleh : Lusy Lailiyah

Tags: