Kenikmatan yang Ditawarkan Surabaya Bus

Pemerintah kota Surabaya telah meluncurkan salah satu alat transportasi umum yang biasa disebut dengan Surabaya bus. Bus ramah lingkungan dan gratis ini telah dinikmati warga Surabaya sejak tahun 2018 lalu. Hanya dengan membawa atau menukar sampah plastik berupa botol, warga sudah dapat berkeliling di kota Surabaya. Beroperasi mulai dari jam 06.00 pagi hingga jam 22.00 malam setiap harinya, bus ini dapat meringankan ongkos pulang pergi para pelajar. Hanya dengan 10 gelas plastik atau 5 botol plastik ukuran tanggung atau bisa juga 3 botol plastik ukuran besar, satu orang akan mendapat tiket dari helper bus yang berlaku selama dua jam perjalanan.

Kenikmatan yang ditawarkan bus ini sangat banyak, selain hanya menukar sampah botol saat hendak menaikinya, yang pertama dapat dirasakan ketika mulai memasuki bus ini adalah saat melangkah masuk menuju pintu, udara dingin akan menyambut di tengah panasnya kota Surabaya yang tidak bisa dihindari. Ada keistimewaan ditempat duduknya. Tempat duduk di bus ini dibagi dalam tiga kategori. Tempat duduk bagian depan dikhususkan untuk ibu-ibu yang membawa anak kecil. Tempat duduk bagian tengah khusus untuk wanita dan orang tua, ibu hamil, serta orang disabilitas. Area duduk wanita ini diberi warna merah muda, warna yang identik dengan perempuan. Kemudian tempat duduk bagian belakang yang diberi warna orange adalah kursi untuk umum dan dapat diisi oleh anak muda laki-laki maupun perempuan. Tempat duduk yang dikhususkan ini sangat membantu penumpang sehingga tidak berebut kursi dan menghargai perempuan maupun orang yang lebih tua.

Tempat duduk yang nyaman dan kaca bus yang lebar menambah kepuasan penumpang ketika berada di dalam nya. Pemandangan Surabaya yang sangat padat dapat terlihat jelas lewat kaca yang lebar tersebut. Bus ini dilengkapi kamera CCTV dibeberapa sudut sehingga membuat rasa aman dan nyaman bagi penumpang atas tindak kejahatan. Pelayanan yang diberikan pun ramah. Kecepatan bus melaju sangat pas untuk berkeliling memanjakan mata disepanjang jalan kota Surabaya. Bus ini dilengkapi tombol darurat apabila terjadi kecelakaan atau kebakaran, pintu bus yang dilengkapi sensor akan terbuka dengan sendirinya ketika tombol merah ditekan.

Cara lain agar tidak perlu repot membawa sampah plastik ketika akan menaiki bus ini, tukarkan sampah plastik ke bank sampah yang ada di terminal Purabaya Bungurasih dan di halte Rajawali. Sampah plastik yang ditukar akan diganti dengan kartu setor sampah yang berisi stiker. Setiap stiker akan dilubangi untuk satu kali naik (2 jam). Bus dari rute utara ke selatan melaju dari halte Rajawali sampai terminal Bungurasih, dan sebaliknya. Perlu diingat, tidak seperti kendaraan umum pada umumnya, bus ini hanya bisa berhenti tepat di halte bus saja.

Selain dari rute utara ke selatan, Surabaya bus juga beroperasi pada rute barat ke timur. Mulai dari halte UNESA Lidah Wetan hingga Halte ITS. Ada dua jenis Surabaya bus, yaitu Surabaya Bus merah atau SB, dan Surabaya Bus Tumpuk atau SBT. Salah satu bus yang sangat ditunggu-tunggu oleh warga Surabaya adalah bus kuning double dekker atau sering disebut bus tumpuk. Demi menaiki bus ini warga rela mengantri berjam-jam di terminal Bungurasih. Khusus dihari minggu bus ini beroperasi mulai pukul 10.00 siang karena beberapa jalan di Surabaya masih ditutup untuk car free day pagi hari. (Hanifah)

Tags: