Dampak musik bagi manusia

Siapa yang tidak tahu music, mulai dari anak TK sudah di ajarkan bernyanyi dan bermain alat music. Music sudah menjadi bagian dari hidup manusia, manusia tidak akan pernah bisa lepas dari music. Menurut Aristoteles musik adalah sebagai suatu hiburan yang enak untuk mempengaruhi hati manusia.

Seiring berjalanya waktu terlahirnya musisi dan penyanyi dikalangan masyarakat sudah menjadi hal yang biasa. Sehingga manusia mempunyai sejuta cara untuk mengekspresikan bakat music mereka, mulai dari menggelar konser hingga pengamen yang tersebar di jalan jalan bisa menunjjukan bat music mereka. pandangan manusia terhadap musik beraneka ragam.

Banyak dari mereka beranggapan orang yang menyukai musik terkadang lalai dari tugas tugas nya dan rela mengeluarkan banyak uang untuk bertemu idolanya, seperti para penyuka misik k-pop yang rela mengeluarkan uang banyak untuk melihat konser idolanya atau penyuka music dangdut yang terkadang bergoyang goyang mengikuti irama lagu dangdut yang sedang diputar. Tentu saja dibalik dampak negatif musik yang sudah tertanam di pikiran orang orang masih ada dampak positif bagi penyuka musik. Dampak positif inilah yang harus di ketahui orang orang agar mereka bisa memanfaatann music dengan baik.

Pembahasan:
Musik adalah bahasa yang menggunakan unsur unsur universal, yaitu penggunaan bahasa dan pemilihan bahasa yang puitis yang dapat dipahami dan dinikmati oleh banyak orang tidak terkait usia, golongan, ras dan kebangsaan. (Campbell, 2001). Menurut Aristoteles musik adalah sebagai suatu hiburan yang enak untuk mempengaruhi hati manusia. Musik juga muncul di semua tingkat, mulai dari kelas bawah hingga kelas atas. Menurut Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa (1994) musik adalah nada atau suara yang disusun sedemikian rupa sehingga mengandung irama, lagu, keharmonisan, terutama musik yang menggunakan alat – alat yang dapat menghasilkan bunyi – bunyi itu (Dwita, Natalia dan Soewono, 2002, h. 183). Menurut Denny Sakrie dalam bukunya yang berjudul 100 tahun musik Indonesia mengungkapkan sekitar kurun waktu 1903 – 1917 berbagai label rekaman masuk ke indonesia dan pada tahun 1920 musik sudah bisa di dengar melalui radio. Bisa dibayangkan musik bisa dinikmati di Indonesia sudah sangat lama. Musik juga dikenal dengan berbagai genre yang menarik, seperti jazz, pop, dangdut, keroncong dan masih banyak lagi.

Tak disangka, seiring perkembangan zaman musik dimanfaatkan untuk berbagai hal positif. Seperti terapi untuk orang sters yang dilakukan di berbagai negara. Terapi musik yang dilakukan di College of Notre Dame, Belmont, California menggunakan stimulus suara (bunyi, musik) untuk mengetahui dampak suara terhadap kondisi stres dan rileks yang dialami seseorang, sekarang sudah mendunia (Satiadarma, 2002). Terapi musik merupakan teknik yang sangat mudah dilakukan dan terjangkau, tetapi efeknya menunjukkan betapa besar dan musik dalam mempengaruhi ketegangan atau kondisi rileks pada diri seseorang, (Mucci, 2002). (Adhe Primadita).

Musik memiliki pengaruh positif untuk menciptakan kesegaran dan suasana hati yang baik dalam bekerja. Oleh karena itu, musik adalah cara yang efektif untuk menghilangkan kekhawatiran dan ketakutan seseorang, mengurangi beban tanggung jawab dan mencapai rasa kembali kenyamanan sebelum kembali ke “dunia nyata”. Untuk kerja yang monoton, music juga bisa memberikan rangsangan yang dapat memperbaiki aktivitas bekerja (dalam Djui dan Setiasih, 2001, h. 294). (Witha Anjar Prawidhana dan Sumbodo Prabowo).

Musik juga dapat mempengaruhi penurunan depresi pada mahasiswa. Hal ini di buktikan oleh Lerik & Prawitasari (2005) yang meneliti sekelompok mahasiswa yang mengalami depresi. Hasilnya, musik sebagai media terapi mampu menurunkan tingkat depresi setelah pelaksanaan satu bulan. Musik yang dapat memberikan ketenangan dan kedamaian adalah musik dengan tempo yang lebih lambat (Rachmawati, 2005). Musik dengan tempo lambat tersebut dapat ditemukan dalam semua genre, salah satunya adalah musik klasik. (Devi Winja Susanti & Faridah Ainur Rohmah)

Musik juga dapat digunakan sebagai salah satu cara untuk memperbaiki kondisi karyawan agar tidak menimbulkan kebosanan yang sebagian besar umumnya diakibatkan oleh pekerjaan yang secara monoton tidak disadari akan menimbulkan masalah kejenuhan sehingga karyawan menjadi malas dan merasa cepat lelah. Musik yang mengalun merdu, yang diperdengarkan dapat menimbulkan suasana gembira, rasa nyaman dan itu berarti dapat mengurangi kelelahan dalam bekerja. Hal tersebut senada dengan Djui dan Setiasih (2001, h. 16), yang mengatakan bahwa musik dapat menciptakan lingkungan yang menyenangkan. (Witha Anjar Prawidhana dan Sumbodo Prabowo)

Hidayat (2011) mengemukakan pengaruh musik terhadap peningkatan kemampuan akademik sudah lama diyakini, selain dapat berpengaruh positif terhadap kualitas kehidupan anak-anak, juga dapat merangsang keberhasilan akademik jangka panjang, karena musik dan lirik membuat individu lebih mudah mengingat. (Campbell, 2001).

Penutup:
Diatas adalah beberapa dampak positif dari musik, sebenarnya ada begitu banyak dampak positif yang ditimbulkan oleh musik jika kita bisa menggali dan berpikir lebih baik. Untuk bagi orang yang menyukai musik, beberapa solusi diatas mungkin bisa membantu dalam kehidupan sehari hari. Setiap sesuatu pasti ada dampak positif dan dampak negative nya. Begitu juga dengan musik yang masih banyak yang menganggap musik tidak mempunyai manfaat bahkan sia-sia jika menjadi penyuka musik. Jika kita bisa berfikir lebih jernih dan bisa melihat dari sudut pandang lain maka kita akan menemukansisi baik dari sesuatu tersebut. Kita sebagai manusia yang berpendidikan seharusnya mengambil dampak positif dan bisa menyebarkan ke orang lain.

Diharapkan suatu saat nanti ada penelitian lebih lanjut, Peneliti selanjutnya diharapkan dapat melakukan penelitian terapi musik untuk melihat dampak positif lainya dengan menggunakan metode terapi musik yang lain, selain itu juga perlu untuk dilanjutkan penelitian yang lebih detail dan dilakukan secara komprehensif. Sehingga masyarakat awam yang awalnya tidak mengerti tentang manfaat musik menjadi lebih mengerti dan bisa memanfaatkanya di kehidupan sehari hari. By Esty Hikmah Mayank Sari

Tags: