Cinta Adalah Sebuah Anugerah

Pendahuluan
Semua orang pasti pernah merasakan apa yang namanya jatuh cinta. Cinta adalah anugerah yang terindah dari Tuhan yang merupakan fitrah bagi manusia. Ketertarikan antar lawan jenis dengan adanya rasa kasih sayang yang akhirnya tumbuh benih-benih cinta menjadi sesuatu hal yang wajar bagi setiap orang yang sedang jatuh cinta. Perasaan simpati pada seseorang tak lepas dari emosi perasaan, perhatian, dan rasa kasih sayang yang mendalam pada orang yang dicintainya. Ekspresi cinta yang menunjukkan rasa simpati tersebut membawa orang yang terlibat cinta terbuai didalamnya. Namun, rasa cinta pada seseorang belum tentu akan terbalas kembali pada orang yang mencintai. Oleh karena itu, banyak dari orang-orang yang melakukan sesuatu demi mendapatkan cintanya, seperti halnya sholat istikharah, atau bahkan menggunakan pelet cinta demi memikat hati orang yang dicintainya.

Pada masa awal pertumbuhannya, manusia cenderung pasif dan lebih banyak menerima, yaitu cinta dari orang tua, terutama sang ibu, kemudian pada periode berikutnya mulai memahami makna dan nilainya walaupun dalam batas yang sempit yang semuanya berkaitan dengan lawan jenis. Setelah beranjak dewasa dan mengalami kedewasaan, makna cinta bisa lebih dalam dan luas bahkan bisa cenderung kearah spiritual.

Pada zaman milenial ini, benih-benih cinta dapat tumbuh melalui media sosial dengan hanya melihat foto orang-orang yang terpajang di sosial medianya. Dengan itu, mereka mulai berkomunikasi sebagai pendekatan adanya saling ketertarikan antar lawan jenis yang akhirnya tumbuh benih-benih cinta. Tak semua orang yang jatuh cinta mengungkapkan rasa cintanya kepada orang lain, ada halnya mereka hanya menyematkan rasa cintanya dengan mendoakan orang yang dicintai tersebut. Mungkin mereka menganggap dengan mendoakannya rasa cinta tersebut akan tersampaikan kepada orang yang dicintainya. Cinta sejatinya bukan harus memiliki, akan tetapi lebih utama mendoakannya. Dengan demikian, rasa cinta tumbuh dalam setiap doa yang dipanjatkan kepada-Nya.

Pada hakikatnya, sejak manusia dilahirkan ke dunia, manusia sudah diberikan perasaan oleh Allah. Perasaan tersebut merupakan kebutuhan dasar manusia dalam menjalani kehidupan di dunia. Perasaan cinta yang dimiliki manusia bukan hanya sededar cinta terhadap lawan jenis. Akan tetapi, rasa cinta tersebut seperti halnya cinta kepada Allah, cinta terhadap tanah air, cinta kepada keluarga, cinta kepada alam, dan sebagainya. Menurut (Nurgiyantoro, 2016, p.23) bahwa permasalahan cinta bukan hanya sekedar cinta asmara melainkan juga dapat ditujukan terhadap berbagai hal, misalnya cinta kepada orang tua, saudara, tanah air, dan lain-lain. Menurut (Formm dalam pines, 2005, p.18) bentuk-bentuk cinta itu berbeda, diantaranya adalah cinta antara orang tua dan anak-anaknya, cinta antara saudara, cinta ibu, cinta erotis, cinta diri, dan cinta terhadap Tuhan.

Dalam kehidupan sehari-hari, kita tidak bisa lepas dari apa yang namanya cinta. Rasa cinta dapat berupa pengorbanan, empati, perhatian, kasih sayang, membantu, menuruti perkataan, dan senang hati melakukan sesuattu. Terkadang cinta dijadikan penyemangat dalam mengerjakan aktivitas sehari-hari. Kadang juga dengan jatuh cinta kita bisa terlena dengan perasaan tersebut, sehingga dapat mengabaikan orang lain yang ada disekitar kita. Menurut (Nurgiyantoro, 2016, p.23) bahwa cinta merupakan sebuah kegiatan aktif yang dilakukan manusia terhadap pihak lain dan sangat dekat dengan kenyataan pada kehidupan masyarakat. Namun, apabila rasa cinta tersebut terus dipupuk dan kita kendalikan, maka akan membuat proses cinta, mencintai, dan dicintai akan indah dan lebih sempurna. Dengan demikian, cinta menjadikan suatu nikmat keberuntungan yang telah diberikan oleh Allah kepada setiap manusia sebagai anugerah yang terindah dalam kehidupan.

Pengungkapan cinta memang tidak selalu harus dalam bentuk benda ataupun materi, tetapi lebih penting dalam bentuk sikap dan perilaku. Menurut (Kurniati, 2012, P.12). suami istri yang sudah berlangsung lama pasti akan di hantui oleh titik ke jenuhan. Untuk menghilangkan kejenuhan itu maka keduanya harus saling aktif dan kreatif dalam menjalin hubungan.

Ajaran cinta dan kasih sayang dalam ajaran Islam sangat ideal sekiranya dapat diimplementasikan dalam pola sikap dan perilaku sehari-hari dalam masyarakat di manapun (Kurniati,2012,P.10). Cinta kepada Allah hendaklah menjiwai cinta kepada yang lain. Hanya dengan rasa cinta dan kasih sayang yang tulus yang dijiwai oleh iman kepada Allah, berbagai benturan dalam masyarakat dapat dicegah dan dikurangi, karena pada dasarnya sumber segala keburukan adalah rasa benci yang dibiarkan dalam diri manusia.

Pembahasan
Dari penelitian yang sudah kami lakukan, kami memperoleh cukup banyak respon dari mahasiswa maupun wiraswasta terhadap angket yang kami buat. kami memperoleh 35 orang yang terdiri dari mahasiswa dan beberapa wiraswasta sebagai berikut :
Dari hasil angket yang telah kami sebar, kebanyakan respon dari mereka adalah mereka pernah jatuh cinta pada seseorang. Dan apabila orang yang mereka cintai mencintai orang lain, kebanyakan tanggapan dari mereka merasa biasa saja dan juga ada yang merasa sedih dan sakit hati jika orang yang dicintainya ternyata tidak mencintai dirinya. Menurut tanggapan mereka, cinta harus diungkapkan dan disertai dengan mendoakan orang yang dicintai tersebut. Cinta merupakan anugerah tetapi dalam hubungan terkadang terjadi perpisahan, mungkin hal itu bisa disebabkan diantara keduanya sudah tidak ada kecocokan lagi satu sama lain dan tidak dapat menjaga komitmen serta kepercayaan yang mereka bangun sebelumnya.
Kesimpulan dan saran
Kesimpulan
Dari angket yang kami sebar lewat kuisioner via WhatsApp yang kita buat dari google form dapat kami simpulkan bahwa setiap orang memiliki kisah cinta yang berbeda-beda dari hasil reset menyatakan bahwa rata-rata mereka memilih untuk mengungkapkan dan mendoakan nya sehingga cinta itu akan semakin lebih bermakna karena cinta itu adalah anugerah dari Allah SWT, tetapi hanya ada satu yang masih ragu-ragu dengan cintanya. Jadi dekatkanlah anda dengan sang maha penjaga cinta, karena Allah adalah satu-satunya tempat ternyaman untuk memanjat doa. Cinta adalah anugerah dari Allah maka jangan sia-siakan anugerah itu, maka cinta itu tidak boleh di sia-siakan begitu saja.

Saran
Bagi mahasiswa uinsby, non-uinsby, juga wiraswasta, bahkan yang belum mendapatkan pekerjaan, atupun hanya pekerja serabutan jangan pernah bermain-main dengan cinta, karena cina itu adalah anugerah. Jika anda telah mencintai seseorang maka tanyakanlah ataupun ungkapkan lah, jika belum ada jawaban, maka bersabarlah dengan mendoakan nya diam-diam.

Referensi
Burhan, N. (2005). Teori Pengkajian Fiksi. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
Dahlan, A. (2014, Oktober). Retrieved from www.wawasanpendidikan.com: https://wawasanpendidikan.com/2014/10/contoh-makalah-tentang-cinta-dan-benci.html?m=1 (diakses pada tanggal 10 Juni 2019 pukul 10.00)
https://akuislam.com/blog/renungan/cinta-dalam-islam/ (diakses pada tanggal 10 Juni 2019 pukul 18.00)
https://id.m.wikipedia.org (diakses pada tanggal 10 Juni 2019 pukul 17.00)
Meitasari. (2012, Maret 29). Mencintai, Dicintai dan Jatuh Cinta adalah Anugerah. Retrieved from baltyra.com: http://baltyra.com/2012/03/29/mencintai-dicintai-an-jatuh-cnta-adalah-anugerah/ (diakses pada tanggal 9 Juni 2019 pukul 17.00)
Nisrina Zahara, M. H. (2018). Analisis Unsur Cinta dalam Perspektif Islam pada Novel Surga yang Tak Dirindukan Karya Asma Nadia. Jurnal Bahasa dan Sastra, Vol. 12 No.1.
Nurgiyantoro, B. (2002). Teori Pengkajian Fiksi. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
Pines, A. M. (2005). Falling in Love: Buku yang Menguak Misteri Bagaimana dan Mengapa Kita Jatuh Cinta. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Kurniati. 2018. Cara Bijak Islam Menyemai Cinta dan Membina Keluarga. Jurnal fiqih cinta. Vol 1/No.1.
By Lailatul Afrokh Sulthania, Miftakhur Rosyida

Tags: