Inpassing Baru Bagi Guru Madrasah akan dibuka Tahun 2020

Direktur GTK Madrasah Suyitno menyampaikan bahwa di tahun 2020 akan diselenggarakan pelaksanaan Inpasing guru madrasah. Hal tersebut disampaikan dalam Rapat Koordinasi Guru dan Tenaga Kependidikan Madrasah Tahun 2020 di Surabaya, Kamis (13/2).

Direktorat Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Madrasah menggelar rapat koordinasi di Surabaya. Rakor diikuti para Kepala Bidang Pendidikan Madrasah beserta Kasi Guru dan Kasi Tenaga Kependidikan Kanwil se-Indonesia. 

Inpassing untuk guru madrasah akan diselenggakan tahun ini setelah regulasi tentang inpassing selesai.

“Inpassing guru madrasah juga sedang diproses payung hukumnya. Draftnya sudah disusun,” jelas Suyitno

Pelaksanaan inpassing hanya diperuntukkan bagi guru Madrasah yang telah mendapatkan sertifikat pendidik, berkualifikasi S1 dan masa kerja minimal 2 tahun.

“Inpassing ini khusus bagi guru yang sudah sertifikasi” terang guru Besar UIn Raden Patah Palembang.

Terkait banyaknya guru madrasah yang belum sertifikasi, Direktorat GTK Madrasah tengah menggodok kemungkinan melakukan PPG Mandiri yang tidak bersumber dari anggaran APBN Kemenag Pusat. 

Menurut data Sistem Informasi Manajemen Pendidik dan Tenaga Kependidikan Kementrian Agama (Simpatika) dari jumlah guru madrasah non PNS yang akan diinpassing sebanyak 72.147 guru.

Inpassing adalah tahapan atau proses penyetaraan kepangkatan, golongan, dan jabatan fungsional Guru Bukan PNS (GBPNS) dengan kepangkatan, golongan, dan jabatan guru Pegawai Negeri Sipil.

Tujuan program Inpassing ini merupakan sebagai tertib administrasi, pemetaan guru dan kepastian pemberian tunjangan. serta proses Verval Inpassing diselenggarakan melalui layanan Simpatika. (http://pendis.kemenag.go.id)

Tags: