Jadwal dan Cara Sensus Penduduk Online 2020

Dalam rangkaian kegiatan Sensus Penduduk 2020, Pemerintah Republik Indonesia melalui Badan Pusat Statistik dan Kementerian Dalam Negeri melakukan Sensus Penduduk secara online. Silakan melakukan pengisian data Anda dan keluarga secara mandiri melalui website.

  • Waktu pengisian per orang rata-rata 5 menit
  • Siapkan Kartu Keluarga/KTP/buku nikah/dokumen cerai/surat keterangan kematian, termasuk untuk anggota keluarga tambahan jika memungkinkan
  • Apabila ingin menyimpan data sementara silakan tekan tombol “simpan sementara”

Informasi yang Anda berikan akan dijamin kerahasiaannya berdasarkan Undang Undang Nomor 16 Tahun 1997 tentang Statistik. Partisipasi Anda akan membantu pemerintah mendapatkan data kependudukan yang akurat dan mutakhir sehingga pengambilan kebijakan terkait kependudukan dan perencanaan pembangunan akan lebih baik.

Pemerintah melalui Badan Pusat Statistik (BPS) dan Kementerian Dalam Negeri (Mendagri) telah membuka jadwal Sensus Penduduk 2020 secara online. Jadwal tersebut dibuka sejak tanggal 15 Februari 2020 hingga 31 Maret 2020 mendatang.

Oleh karena itu, bagi masyarakat diminta ikut serta dalam sensus yang menggunakan jaringan internet tersebut.

Untuk ikut serta dalam sensus penduduk secara online itu, masyarakat diharuskan mengakses laman khusus yang disediakan oleh Badan Pusat Statistik yakni https://sensus.bps.go.id.

Adapun cara atau tutorial dan tahapan imput data Sensus Penduduk Online 2020 yaitu:

1. Siapkan terlebih dahulu dukumen-dokumen penting seperti Kartu Keluarga (KK), Kartu Tanda Penduduk (KTP), Buku Nikah, dokumen cerai, surat kematian, termasuk untuk anggota keluarga tambahan jika ada.

2. Membuka situs sensus yaitu https://sensus.bps.go.id di browser ponsel, laptop, tablet atau perangkat lainnya yang terhubung dengan internet.

3. Kemudian isilah NIK dan Nomor KK dan klik cek keberadaan. Bagi yang pertama kali login, maka dapat terlebih dahulu membuat password dan isi pertanyaan keamanan, serta isi jawabannya sebagai antisipasi jika lupa password. Apabila memang sudah login sebelumnya, maka cukup mengisi password-nya saja.

4. Setelah login berhasil, maka muncul pertanyaan mengenai alamat anda saat ini. Maka isilah alamat tersebut dengan memilih provinsi, kota/kabupaten, kecamatan/desa, RT, RW, nama jalan dan nomor rumah sesuai dengan alamat anda.

5. Kemudian isikan keterangan mengenai tempat tinggal keluarga, mulai dari status kepemilikan, listrik, air minum, kelengkapan tangki septik/septic tank, dan lantai terluas.

6. Isikan keterangan masing-masing individu anggota keluarga secara satu per satu, dimulai dari kepala keluarga, istri, dan anggota keluarga yang lain apabila ada

7. Jika kepala keluarga telah mengisi data informasi, dapat dilanjutkan untuk mengisi data informasi sang istri dan dilanjut dengan anak.

8. Saat sudah selesai mengisi data informasi dapat dapat mengklik kirim dan mengunduh bukti pengisian, dan selesai.

Terkait hal ini, masyarakat tidak perlu mengkhawatirkan masalah datanya. Karena pemerintah telah menjamin kerahasiaan informasi yang diberikan berdasarkan berdasarkan Undang Undang Nomor 16 Tahun 1997 tentang Statistik.

Tags: