Syarat dan Cara Pendaftaran KIP Bagi Mahasiswa Baru tahun 2020

Program Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah yang diluncurkan Presiden Joko Widodo merupakan bukti kehadiran negara untuk membantu warganya memperoleh hak pendidikan hingga bangku kuliah. Negara hadir untuk mendukung generasi muda, calon pemimpin masa depan, yang berpotensi tetapi membutuhkan dukungan finansial agar dapat memiliki akses yang sama untuk mendapatkan pendidikan tinggi.

Melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), pemerintah menargetkan 818.000 mahasiswa untuk menerima KIP Kuliah pada tahun 2020. KIP Kuliah dikelompokkan menjadi KIP Kuliah dan KIP Kuliah Afirmasi yang mencakup dukungan bagi penyandang disabilitas, peserta program Afirmasi Pendidikan Tinggi (ADik) untuk Orang Asli Papua di wilayah Papua dan Papua Barat, wilayah 3T (terdepan, terluar, atau tertinggal), serta wilayah yang terkena dampak bencana alam atau konflik sosial.

“Jumlah tersebut terdiri dari mahasiswa Bidikmisi on-going tahun 2016-2019 sebanyak 418.000 mahasiswa dan KIP Kuliah untuk calon mahasiswa baru sebanyak 400.000 mahasiswa,” disampaikan Sekretaris Jenderal Kemendikbud, Ainun Na’im di Kantor Kemendikbud di Jakarta, Senin (17/2/2020).

Jaminan Keberlangsungan Bidikmisi dan Afirmasi saat ini (ongoing)
Kemendikbud menjamin keberlangsungan studi mahasiswa penerima Bidikmisi dan Afirmasi saat ini (ongoing) untuk terus mendapatkan bantuan pendidikan sampai dengan masa studi selesai.

“Tidak ada perubahan apapun terhadap program bantuan pendidikan yang sedang diterima. Sesuai rencana, dana Bidikmisi semester genap akan dicairkan pada awal Maret 2020,” jelas Sesjen Ainun Na’im.

Calon Mahasiswa Baru yang memerlukan KIP Kuliah tahun 2020 bisa mendaftar ke link berikut
Bagi calon mahasiswa yang berasal dari keluarga tidak mampu dan lulus SMA, SMK, MA/sederajat pada tahun 2018-2020, dipersilakan mendaftar untuk mendapatkan KIP Kuliah mulai awal Maret 2020. Pendaftaran dilakukan secara online.

Data yang diperlukan untuk pendaftaran KIP Kuliah sama dengan persyaratan mendapatkan Bidikmisi, yaitu Nomor Induk Kependudukan (NIK), Nomor Induk Siswa Nasional (NISN), Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN), dan alamat e-mail. Setelah diverifikasi oleh sistem, calon akan menerima nomor pendaftaran dan kode akses untuk mendaftar ke Perguruan Tinggi Negeri (PTN).

Dalam hal calon mahasiswa berasal dari keluarga tidak mampu namun belum memiliki KIP atau orang tua/wali mahasiswa belum terdaftar sebagai penerima Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), masih mungkin menerima KIP Kuliah selama lolos seleksi dan verifikasi kondisi ekonomi oleh perguruan tinggi terkait.

Pendaftaran Jalur SNMPTN
Calon mahasiswa yang tidak membutuhkan dukungan KIP Kuliah dan ingin mendaftar seleksi masuk PTN melalui jalur Seleksi Nasional Masuk PTN (SNMPTN) dapat melakukan pendaftaran hingga 27 Februari 2020. Namun, khusus bagi calon mahasiswa yang membutuhkan dukungan KIP Kuliah dan ingin mendaftar seleksi masuk PTN melalui jalur SNMPTN, maka dipersilakan mendaftar ke laman KIP Kuliah terlebih dahulu untuk mendapatkan nomor pendaftaran dan kode akses. Pendaftaran dapat dilakukan pada awal bulan Maret 2020 hingga 31 Maret 2020.

Syarat pendaftaran KIP

  1. Penerima KIP- KULIAH merupakan siswa SMA ataupun sederajat yang lulus ataupun hendak lulus pada tahun berjalan ataupun sudah dinyatakan lulus optimal 2 tahun tadinya, dan mempunyai NISN, NPSN serta NIK yang valid.
  2. Mempunyai kemampuan akademik baik namun mempunyai keterbatasan ekonomi yang didukung akta dokumen yang legal.
  3. Siswa SMA/ Sekolah Menengah Kejuruan(SMK)/ MA ataupun sederajat yang lulus pada tahun berjalan dengan kemampuan akademik baik serta memiliki Kartu KIP.
  4. Siswa SMA/ Sekolah Menengah Kejuruan(SMK)/ MA ataupun sederajat yang lulus pada tahun berjalan dengan kemampuan akademik baik serta memiliki Kartu Keluarga Sejahtera.
  5. Lulus pilih penerimaan mahasiswa baru, serta diterima di PTN ataupun PTS pada Prodi dengan Akreditasi A ataupun B, serta dimungkinkan dengan pertimbangan tertentu pada Prodi dengan Akreditasi C.
  6. Prosedur pendaftaran

Cara Pendaftaran KIP Kuliah:

  1. Siswa isa langsung melaksanakan registrasi secara mandiri di website Sistem KIP Kuliah pada halaman kip- kuliah. kemdikbud. go. id ataupun lewat KIP Kuliah mobile apps.
  2. Pada dikala registrasi, siswa memasukkan NIK, NISN, NPSN serta alamat email yang valid serta aktif.
  3. Sistem KIP Kuliah berikutnya hendak melaksanakan validasi NIK, NISN serta NPSN dan kelayakan memperoleh KIP Kuliah.
  4. Bila proses validasi sukses, Sistem KIP Kuliah berikutnya hendak mengirimkan No Registrasi serta Kode Akses ke alamat email yang didaftarkan.
  5. Siswa menuntaskan proses registrasi KIP Kuliah serta memilah jalan pilih yang hendak diiringi( SNMPTN/ SBMPTN/ SMPN/ UMPN/ Mandiri).
  6. Berikutnya, iswa menuntaskan proses registrasi di portal ataupun sistem data pilih nasional masuk akademi besar cocok jalan pilih yang diseleksi.
  7. Saat sebelum Sistem Registrasi KIP Kuliah dibuka, siswa bisa melaksanakan registrasi terlebih dulu di portal ataupun sistem data pilih nasional(semacam SNMPTN serta SNMPN). Proses sinkronisasi dengan sistem tersebut hendak dicoba setelah itu dengan skema host- to- host.
  8. Untuk calon penerima KIP Kuliah yang sudah dinyatakan diterima di Akademi Besar, bisa dicoba verifikasi lebih lanjut oleh Akademi Besar saat sebelum diusulkan bagaikan calon mahasiswa penerima KIP Kuliah.

“Bagi calon mahasiswa yang membutuhkan dukungan KIP Kuliah, diharapkan untuk tenang dan memantau perkembangan di kanal Kemendikbud. Informasi lebih lengkap terkait KIP Kuliah akan diumumkan pada awal Maret,” pungkas Sesjen Kemendikbud. (Sumber : https://www.kemdikbud.go.id)

Tags: