Unsur, Fungsi dan Prinsip Kepemimpinan

Kepemimpinan merupakan suatu kemampuan yang dimiliki oleh seseorang untuk mempengaruhi orang lain, supaya mengikuti apa yang diinginkannya, atau agar tercapai suatu tujuan tertentu. Di sini dapat dipahami bahwa kepemimpinan erat kaitannya dengan skill seseorang, karena memang tidak semua orang dapat tampil dalam posisi serta menjalankan peran tersebut.

Kaitannya dengan hal ini, maka terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan. Pertama adalah tentang unsur dalam kepemimpinan itu sendiri. Disebutkan bahwa setidaknya terdapat lima unsur dalam proses kepemimpinan, yaitu :(Nasution, 2015)

  1. Seorang pemimpin yang kemudian mengarahkan untuk melahirkan aktivitas,
  2. Pengikut. Yaitu orang atau kelompok yang bekerja di bawah instruksi pemimpin,
  3. Konteks atau situasi dan keadaan yang meliputi,
  4. Proses. Yaitu tindakan kepemimpinan,
  5. Hasil. Yaitu pencapaian dari rangkaian poin yang telah disebutkan sebelumnya. (Nasution, 2015)

Mengacu dari poin-poin tersebut, kemudian Wahab memetakan unsur-unsur utama sebagai esensi kepemimpinan sebagai berikut:

  1. Unsur pemimpin atau orang yang mempengaruhi,
  2. Unsur yang dipimpin atau orang yang dipengaruhi,
  3. Unsur interaksi atau kegiatan,
  4. Unsur tujuan yang akan dicapai,
  5. Unsur perilaku sebagai hasil dari tindakan mempengaruhi.

Setelah membahas tentang unsur utama dan esensial dalam sebuah kepemimpinan, maka kemudian persepsi kita akan terarah bahwa kepemimpinan merupakan suatu hal yang memiliki urgensi yang besar dan integral dengan kehidupan yang bersama dijalani.

Sebagaimana diungkapkan beberapa pakar, maka setidaknya terdapat beberapa fungsi dari kepemimpinan itu sendiri, sebagaimana diungkapkan oleh Sondang sebagai berikut:

  1. Untuk menentukan arah dari usaha pencapaian suatu tujuan,
  2. Dapat menjalankan peran mediasi, terutama ketika menjumpai suatu konflik,
  3. Menjalin suatu hubungan dengan pihak luar.

Kaitannya dengan spesifik kepemimpinan pendidikan, maka Wahyosumidjo membuat pemetaan sebagai berikut, diantaranya :

  1. Bertanggung jawab atas tenaga pendidik serta seluruh staf administrasi,
  2. Bertanggung jawab menyediakan segala kebutuhan dan fasilitas,
  3. Menjaga keseimbangan semua komponen yang ada,
  4. Sebagai sumber inspirasi bawahan,
  5. Mengadakan bimbingan dan koordinasi kegiatan.(Rohmat, 2006)

Tags: