Pengertian Supervisi Pendidikan

Pendidikan merupakan usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan negara yang sesuai dengan Undang‐ Undang RI No. 20 Tahun 2003 pasal 1 ayat 1. Pendidikan memiliki kedudukan dan peranan yang sangat penting dalam pembangunan di segala bidang karena melalui pendidikan akan membentuk sumber daya manusia yang baik. Sehingga mampu menjawab berbagai tantangan kemajuan bangsa dan negara di masa mendatang.

Pendidikan bertujuan untuk mencerdaskan kehidupan bangsa dan meningkatkan mutu sumber daya manusia sebagai upaya dalam mengembangkan dan memajukan potensi bangsa dan negara yang siap mengikuti perkembangan jaman. Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) adalah penyelenggaraan pendidikan pada tingkat awal. Pendidikan anak usia dini adalah suatu upaya pembinaan yang ditujukan kepada anak sejak lahir sampai dengan usia enam tahun yang dilakukan melalui pemberian rangsangan pendidikan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani agar anak memiliki kesiapan dalam memasuki ke jenjang pendidikan yang lebih lanjut.

Pendidikan anak usia dini merupakan pendidikan awal yang berperan penting dalam kehidupan anak. Keberhasilan pendidikan pada jenjang berikutnya ditentukan oleh kualitas pendidikan anak usia dini, sehingga diperlukan adanya penjaminan dan peningkatan mutu pendidikan tersebut. Guru serta pengelolaan sekolah yang baik dapat mempengaruhi peningkatkan keberhasilan proses pembelajaran dan mutu pendidikan. Proses belajar mengajar di sekolah merupakan inti dari proses pendidikan secara keseluruhan dikarenakan guru sebagai peranan utama. Atas dasar inilah pembinaan pada guru dirasa sangat penting agar dapat meningkatkan mutu pembelajaran dan mutu pendidikan secara keseluruhan.

Peningkatkan mutu pendidikan harus diawali dengan meningkatkan mutu sekolah yang meliputi guru, kepala sekolah dan pengawai sekolah lainnya. Salah satu upaya peningkatan mutu pendidikan tersebut dapat dilakukan melalui pelaksanaan supervisi. Supervisi secara sederhana dapat diartikan sebagai tindakan untuk memberikan bantuan dan perbaikan. Supervisi dilakukan dalam bentuk pembinaan yang direncanakan untuk membantu para guru dan pegawai sekolah untuk melakukan pekerjaan mereka secara efektif.

Kegiatan pokok supervisi pendidikan adalah pembinaan terhadap sekolah pada umumnya dan pembinaan guru pada khususnya agar kualitas pembelajaran meningkat. Supervisi pada pendidikan anak usia dini adalah suatu upaya pemberian bantuan dan pembinaan kepada guru dan kepala sekolah dalam meningkatkan mutu pembelajaran pada pendidikan anak usia dini. Arikunto (2004:5) membedakan konsep supervisi menjadi dua bagian yaitu supervisi akademik dan supervisi manajerial. Supervisi akademik adalah supervisi yang menitikberatkan pengamatan pada masalah akademik yaitu yang langsung berada dalam lingkup kegiatan pembelajaran yang dilakukan oleh guru. Sedangkan supervisi manajerial adalah supervisi yang menitikberatkan pada aspek‐aspek administrasi yang berfungsi sebagai pendukung terlaksananya pembelajaran.

Supervisi dilakukan oleh supervisor, supervisor dalam dunia pendidikan terdiri dari kepala sekolah dan pengawas/pemilik sekolah. Pengawas sekolah merupakan pegawai negeri sipil yang diberi tugas, tanggung jawab, dan wewenang secara penuh oleh pejabat yang berwenang untuk melakukan penilaian dan pembinaan dari segi teknis pendidikan dan administratif pada satuan Pendidikan pra sekolah, sekolah dasar, dan sekolah menengah. Pengawas sekolah adalah salah satu tenaga kependidikan yang bertugas memberikan pengawasan agar tenaga pendidik dan tenaga kependidikan lainnya dapat menjalankan tugasnya dengan baik. Sebagai salah satu unsur dari tenaga kependidikan, pengawas sekolah mempunyai peran yang sangat penting dan strategis dari keseluruhan upaya meningkatkan mutu dan kinerja sekolah.

Supervisi manajerial dan supervisi akademik oleh pengawas sekolah merupakan usaha yang dilakukan seorang pengawas untuk memperbaiki pola kerja dan kinerja sekolah termasuk kinerja guru, sehingga dapat berpengaruh secara positif terhadap proses dan hasil belajar mengajar serta kualitas pendidikan. Supervisi membantu sekolah untuk mengidentifikasi permasalahan sekolah dan mencoba menemukan pemecahannya. Pada tingkat kelas atau manajemen pembelajaran, supervisi membantu guru menyadari potensi yang dimilikinnya dan mengetahui bagaimana cara mengajar yang efektif. Bagi kepala sekolah, supervisi membantu memaksimalkan peran kepala sekolah dalam kepemimpinan atau manajemen pendidikan di sekolah.

Pengawas sekolah pada pendidikan anak usia dini disebut dengan pengawas atau penilik PAUD. Pengawas atau pemilik PAUD merupakan pengawas sekolah yang berperan sebagai salah satu komponen dalam sistem pendidikan yang diberikan tanggung jawab dan wewenang secara penuh oleh pejabat yang berwenang untuk melakukan tugas pengawasan pendidikan di lembaga PAUD dengan melaksanakan pembinaan‐pembinaan baik dari segi teknis pendidikan dan administrasi pada masing‐masing lembaga PAUD tersebut.

Tugas pokok dari pengawas atau penilik PAUD adalah melakukan penilaian, pemantauan serta pembinaan dengan melaksanakan fungsi‐fungsi supervisi, baik supervisi akademik maupun supervisi manajerial, berupa pemantauan, penilaian, dan pembinaan pada lembaga pendidikan anak usia dini dengan tujuan untuk meningkatkan mutu pembelajaran dan mutu pada pengelolaan lembaga pendidikan tersebut. Kegiatan pemantauan, penilaian dan pembinaan dilakukan oleh pengawas atua pemilik PAUD secara rutin dan berkelanjutan pada lembaga PAUD yang menjadi binaannya. Dengan adanya kegiatan tersebut yang dilakukan secara rutin dan berkelanjutan maka pengawas diharapkan dapat membantu serta memperbaiki mutu pendidikan secara keseluruhan sesuai dengan kebutuhan dari lembaga PAUD yang menjadi binaannya.

Tags: