Pengembangan Pendidikan Karakter

Karakter merupakan cara seseorang dalam berfikir, serta berperilaku yang menjadi ciri khas dari seseorang tersebut dalam hidup bermasyarakat. Individu yang dapat dikatakan berkarakter baik ialah sesorang yang berani mengambil keputusan serta dapat bertanggungjawab atas semua yang menjadi keputusannya. Scerenko mengemukakan makna karakter adalah ciri khas yang ada pada seseorang dan yang membedakan seseorang tersebut dengan yang lain, hal tersebut terbentuk karena pengaruh keturunan maupun pengaruh dari lingkungan sekitar anak.

Pendidikan karakter merupakan segala macam hal-hal positif yang diajarkan oleh guru dan hal tersebut sangat berpengaruh pada karakter anak didik yang diajarnya. Pendidikan karakter menjadi hal yang utama dalam mempengaruhi pengembangan-pengembangan lainya misalnya, pengembangan sosial emosianal dan pengembangan etika anak didik. Peran guru disekolah merupakan hal yang penting dalam membantu anak didiknya mengembangkan nilai kepedulian, kejujuran, ketabahan, rasa tanggungjawab, saling menghargai diri sendiri maupun orang lain.

Pendidikan karakter didefinisikan sebagai pendidikan yang didalamnya terdapat pengembangan karakter yang mulia, memupuk anak didik dengan cara pembiasan-pembiasaan serta mengajarkan nilai-nilai moral dalam diri anak didik dengan tujuan membantu anak didik menjadi seseorang yang memiliki karakter yang baik (muchlas samani, 2011).

Menurut Scerenko pengertian pendidikan karakter adalah segala macam cara guru dalam mengembangkan kepribadian yang positif pada diri anak, didorong melalui keteladanan. Jadi, pendidikan karakter adalah proses pembentukan kepada peserta didik untuk menjadi seorang manusia yang seutuhnya yang memiliki karakter baik. Pendidikan karakter sebagai pendidikan budi pekerti, pendidikan moral, pendidikan watak seseorang,  yang memiliki tujuan dapat mengembangkan anak didik benar dalam mengambil sebuah keputusan, memelihara hal yang baik dalam anak, yang nantinya diharapkan dapat mewujudkan sebuah kebaikan tersebut dalam kehidupan sehari-hari dan bermasyarakat.

Penanaman nilai karakter juga tidak bisa dilakukan hanya dengan anak didik saja , akan tetapi semua guru, baik kepala sekolah dan semua tenaga pendidik memiki peranan penting disekolah dalam membantu dan ikut serta terlibat dalam keberhasilan pendidikan karakter anak.

Tags: