Pemberangkatan Jamaah Haji tahun 2020 resmi di batalkan, berikut prosedur Pengembalian Setoran Bipih Bagi Petugas Haji Daerah

Ibadah Haji wajib ditunaikan bagi umat Islam yang mampu secara ekonomi dan fisik serta terjaminnya kesehatan, keselamatan, dan keamanan Jemaah Haji selama berada di embarkasi atau debarkasi, di perjalanan, dan di Arab Saudi. Kesehatan, keselamatan, dan keamanan Jemaah Haji pada saat ini terancam oleh pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid 19) yang melanda hampir seluruh negara di dunia termasuk Indonesia dan Arab Saudi.

Dalam ajaran Islam, menjaga agama (hifzh ad-din), jiwa (hifzh an-nafs), akal (hifzh al-‘aqij, keturunan (hifzh an-nasaij, dan harta (hifzh al-maan merupakan lima maqashid syar ah yang harus dijadikan sebagai dasar pertimbangan utama dalam penetapan hukum atau kebijakan oleh Pemerintah agar terwujud kemaslahatan bagi masyarakat.

Penyelenggaran Ibadah Haji Tahun 1441 H/2020 M pada masa pandemi Covid 19 yang melanda hampir seluruh negara di dunia termasuk Indonesia dan Arab Saudi dipastikan dapat mengancam kesehatan, keselamatan, dan keamanan Jemaah Haji Indonesia. Oleh karena itu, Pemerinlah telah menjadikan menjaga jiwa (hifzh an-nafs) sebagai salah satu dasar pertimbangan utama dalam menetapkan Penyelenggaraan Ibadah Haji Tahun 1441 H/2020 M.

Dengan demikian, mengingat keselamatan jiwa merupakan salah satu aspek yang wajib diutamakan dalam aJaran Islam dan guna mencegah terjadinya kemudharatan yang lebih besar bagi Jemaah Haji dan Petugas Penyelenggara Ibadah Haji pada khususnya dan Warga Negara Indonesia pada umumnya, Pemerintah ·menetapkan Pembatalan Keberangkatan Jemaah Haji pada Penyelenggaraan Ibadah Haji Tahun 1441 H/2020 M melalui Keputusan Menteri Agama.

Pembatalan tersebut berdampak pada aspek pembinaan, pelayanan, dan pelindungan dalam Penyelenggaraan Ibadah Haji Tahun 1441 H/2020 M, sehingga perlu ditetapkan kebijakan baru. Hal tersebut harus dilakukan agar tidak terjadi silang pendapat, memberikan kepastian hukum bagi Jemaah Haji dan Petugas Haji, clan menjadi panduan bagi pihak-pihak terkait sampai Penyelenggaraan Ibadah Haji Tahun 1442 H/2021 M. Informasi lebih lengkapnya lihat disini

Tags: