Bagaimana Caranya Berpikir Kritis?

Banyak orang yang belum bisa berpikir kritis pada saat ini. Menurut saya skill berpikir kritis itu sangat penting. Karena apa? Ya karena kita setiap hari akan dihadapkan dengan permasalahan-permasalahan, isu-isu, dan sebagainaya. Disitu juga ada yang gampang, ada yang minor, ada yang susah sekali, ada yang tidak pengaruh bagi diri kita dan hidup kita, ada juga yang berpengaruh sekaki untuk kehidupan kita selanjutnya. Dan tidak semua dari permasalahan tersebut kita bisa hadapi dengan cara berpikir yang benar. Dari situ kita harus memiliki skill supaya kita harus bisa membuat keputusan yang matang dan  bijaksana yang sudah benar-benar kita pikirkan terlebih dahulu

Berpikir kritis ini tidak hanya berlaku di lingkungan sekolah atau perkuliahan ataupun di pekerjaan kita. Secara harfiah, setiap hari kita harus bisa berpikir kritis. Dalam berpikir kita harus memiliki rasa ingin tahu yang tinggi sehingga muncul pertanyaan-pertanyaan tersebut. Yang tadinya bingung akhirnya jadi menegrti dan yang tadinya tidak tahu jadi tahu.

Namun, sering kali seseorang yang terlalu banyak bertanya, keingin tahuan orang tersebut terlalu tinggi dianggapnya selalu negatif. Serta akan dianggap ribet, sok tahu, dan sok pintar. Tapi jika kita pikir lagi, orang yang banyak bertanya itu karena mereka tidak tahu dan tidak pintar. Maka dari itu mereka bertanya supaya mereka pintar.

Banyak terjadi juga jika kita bertanya kepada orang yang lebih tua seringkali kita dianggap ngeyel atau membantah. Sebagai contoh jika kita menanyakan soal agama kepada orang lain, pasti orang tersebut selalu berpikir “kenapa sih mempertanyakan itu”. Terlihatnya itu seakan-akan akidah kita rendah, padahal sebenarnya kan kritis terhadap agama itu bukan berarti kita tidak beriman. Kita hanya ingin menambah iman kita dengan cara menggali lebih tentang agamana kita karena itu kita memiliki banyak pertanyaan-pertanyaan seperti itu, supaya kita lebih percaya sama agama kita. Akhirnya ada banyak dari kita ini, kita jadi punya opini yaitu jika kita mempercayai sesuati karena seseorang yang memberitahu kita soal sesuatu tersebut. Anggun Cahyaning Pramesti

Tags: