Jadilah kaum milenial yang bermanfaat dan produktif

Apa sih itu kaum milenial? Kalau saat ini orang-orang banyak menyebut dengan sebutan generasi milenial. Nah, kaum milenial itu artinya generasi muda yang berumur kira-kira 17-37 pada tahun . kaum milenial merupakan kaum yang spesial karena memiliki perbedaan yang besar dibandingkan dengan generasi sebelumnya, apalagi dalam hal teknologi. kaum milenial memiliki ciri khas tersendiri, mereka lahir pada saat TV sudah berwarna, handphone semakin canggih, serta fasilitas internet yang sudah semakin canggih, sehingga tidak heran jika kaum milenial saat ini sangat pandai dalam teknologi. Para kaum milenial saat ini juga sudah banyak yang semakin kreatif, inspiratif, dan inovatif dalam menghadapi tantangan atau problematika zaman. Namun juga sebagai kaum milenial harus mempunyai cita-cita yang tinggi dalam artian jangan mudah minder tidak percaya diri atas cita-cita kita kedepannya, besarin mimpi kita juga tidak lupa dengan diiringi dengan usaha yang besar juga dan dengan doa yang sebanyak-banyaknya.

Apa sih itu kaum milenial? Kalau saat ini orang-orang banyak menyebut dengan sebutan generasi milenial. Nah, kaum milenial itu artinya generasi muda yang berumur kira-kira 17-37 pada tahun . kaum milenial merupakan kaum yang spesial karena memiliki perbedaan yang besar dibandingkan dengan generasi sebelumnya, apalagi dalam hal teknologi. kaum milenial memiliki ciri khas tersendiri, mereka lahir pada saat TV sudah berwarna, handphone semakin canggih, serta fasilitas internet yang sudah semakin canggih, sehingga tidak heran jika kaum milenial saat ini sangat pandai dalam teknologi. Para kaum milenial saat ini juga sudah banyak yang semakin kreatif, inspiratif, dan inovatif dalam menghadapi tantangan atau problematika zaman. Namun juga sebagai kaum milenial harus mempunyai cita-cita yang tinggi dalam artian jangan mudah minder tidak percaya diri atas cita-cita kita kedepannya, besarin mimpi kita juga tidak lupa dengan diiringi dengan usaha yang besar juga dan dengan doa yang sebanyak-banyaknya.

 Ada beberapa hal yang seringkali di sembunyikan dari generasi milenial,  diantaranya; generasi milenial dianggap cenderung tidak peduli terhadap keadaan sosial disekitar mereka, seperti dunia politik ataupun perkembangan politik-ekonomi yang terjadi di bangsa ini. Kebanyakan dari generasi milenial hanya peduli dan membanggakan pola hidup bebas dan hedonisme, yang lebih banyak menghabiskan waktunya di kafé-kafé dan warung kopi, hanya untuk bermain game online, memamerkan HP baru, baju baru serta kemewahan yang ada pada dirinya. Betulkah demikian? Apakah generasi milenial betul-betul tidak memiliki kepedulian sosial yang kuat, betul-betul tidak memiliki kepedulian terhadap situasi ekonomi politik di Negeri ini? Saya kira tidak, ada yang menarik dari generasi milenial, bahwa perkembangan teknologi, dan mesin-mesin yang super canggih, generasi milenial tidak hanya bisa berbicara mengenai tas baru, handphone baru, baju baru, game baru, aplikasi baru, tempat nongkrong baru, akan tetapi generasi milenial secara bersamaan berbicara mengenai isu-isu kerakyatan, perkembangan politik, yang ada dalam bangsa ini. Tentu, hal tersebut harus kita apresiasi, dan kita harus selalu optimis, bahwa tidak semua dan tidak melulu generasi milenial itu menutup mata terhadap persoalan sosial-ekonomi-politik yang terjadi.

Arus modernisasi tak terelakkan lagi, perubahan dan kemajuan terus terjadi. Dengan itu, saya kira persoalannya sekarang bukan soal mereka nongkrong dimana, dimanjakan dengan fasilitas apa saja dengan siapa mereka bermain? Tapi apakah semua itu membuat mereka menjadi tidak peduli dengan lingkungan maupun masyarakat sekelilingnya? Faktanya tidak, mereka masih memiliki kepedulian yang besar, dan masih mau membicarakan masalah-masalah kerakyatan. Memang, tidak semua kita bisa menerima begitu saja keadaan yang seperti itu, tidak semua orang terbiasa berdiskusi diwarung-warung kopi, ditempat-tempat mewah dan lain sebagainya, akan tetapi adakah diantara kita yang bisa terbebas dari kemajuan zaman? Adakah diantara kita yang sama sekali tak tersentuh dengan kecanggihan teknologi? Saya rasa jawabannya, tidak ada, karena bagaimanapun kita hidup dengan perkembangan zaman yang terus berubah, jadi mau tidak mau kita harus mengikutinya kalau tidak ya kita bisa tertinggal zaman, namun ada baiknya jika kita mengikuti perkembangan zaman ini dengan menjadi generasi milenial yang bermanfaat untuk diri sendiri dan orang lain disekitar kita.

Jika kemudian, diantara kita ada yang berpendapat bahwa diskusi diwarung kopi, terkesan menjauhkan isu kerakyatan dari lingkungan kampus, saya rasa ada benarnya juga, apalagi dalam kenyataannya memang yang banyak menjadi peserta diskusi di kafé-kafé dan warung-warung kopi itu adalah aktivis mahasiswa, dan kelompok elit mengengah keatas.

Untuk itu kita berharap agar tradisi disksusi di warung kopi kaum milenial juga bisa menemukan letak sosialnya, dan warung kopi tidak sekedar rutinitas dan life stylenya, tapi juga terlibat dalam banyak perubahan sosial politik di negeri ini, bisa memodifikasi generasi milenial untuk melakukan revolusi di negeri ini.

Era digitalisasi saat ini tentu menciptakan peluang dan tantangan. Peluangnya adalah bagaimana generasi milenial dapat memberikan manfaat yang sebesar-besarnya dalam membentuk peradaban manusia. Tantangannya adalah era digitalisasi ini tentunya juga menjadi celah bagi sekelompok manusia yang berbuat keburukan. Contohnya maraknya penipuan menggunakan sarana-sarana elektronik, seperti membobol bank. Ada juga Judi online, prostitusi online, kabar hoax dan pencitraan, dll. Generasi milenial harus disiapkan dengan baik. Jangan sampai menjadi korban atas perilaku-perilaku menyimpang tersebut apalagi menjadi pelaku menyimpang tersebut di negara ini.

Generasi milenial pada era digitalisasi ini hendaknya berperan dalam kebaikan dengan kemampuan yang dimiliknya. Generasi milenial, baik yang senior maupun junior, hendaknya memiliki semangat yang kuat dalam menegakkan keadilan dan mencegah keburukan, tentunya dengan cara-cara yang cerdas dan bijak. Misalkan menciptakan perangkat anti pornografi, anti judi online, anti virus, dll. Atau menciptakan aplikasi-aplikasi yang membantu memudahkan aktivitas seperti waktu shalat, hadits digital, dll. Mempersiapkan Generasi milenial sesuai Zamannya. Kita sudah terbiasa oleh gadget-gadget yang semakin berkembang. Jadi kita harus berhati-hati untuk bermain di dunia media sosial, Sebelum menyebarkan berita atau hal yang lainnya kita harus benar-benar mengoreksi terlebih dahulu apakah berita itu benar ada atau cuma hoax, jangan sampai salah dalam menggunakan media soial untuk hal-hal yang tidak benar.

Generasi Millenials mempunyai banyak sekali peluang usaha salah satu di bidang penggunaan media sosial seperti facebook, instagram, twitter, youtube dan lain sebaginya untuk membuka peluang usaha. Contoh pekerjaan yang dapat di terapkan di media sosial yaitu management media sosial, content creator seperti membuat youtube channel, membuat vlog-vlog yang berisikan tentang content yang positif dan sekiranya dapat memberikan manfaat untuk orang yang melihatnya, content writer seperti membuat blog pribadi yang positif sehingga dapat dibaca oleh orang banyak dan online shop yang sekarang di jalani para pemuda millenials, Akrabnya para millennial ini dengan teknologi, membuat mereka pun berinovasi untuk membuat aplikasi yang bermanfaat untuk masyarakat. Aplikasi ini pun beraneka ragam. Misalnya saja aplikasi yang memudahkanmu dalam berkendara ada Go-jek, Grab, Uber, dan aplikasi lainnya. Bukankah aplikasi yang berhubungan dengan transportasi ini sangat memudahkan aktivitasmu? Selain itu tentunya masih banyak aplikasi lainnya yang sangat bermanfaat bagi kehidupan masyarakat di Indonesia. Kamu bisa mencari tahu lebih banyak di Playstore, bukan hanya produk luar negeri produk hasil karya anak bangsa pun sudah banyak tersedia di Playstore.

Pendidikan bukan hanya mampu mengubah kualitas hidup, namun dengan pendidikan seseorang juga bisa mendapatkan wawasan yang luas dan ilmu yang bermanfaat yang bisa digunakan untuk hal-hal yang bermanfaat. Tentu saja memiliki perbedaan antara orang yang pernah duduk dibangku pendidikan dengan orang tidak merasakannya sama sekali. Namun, orang yang tidak sekolah formal bukan berarti tidak pintar lho, karena sekarang akses ilmu di internet sangat mudah terjangkau meski kamu tidak mengenyam pendidikan formal sekali pun. Yang jelas, pendidikan bagi generasi millennial itu sangat penting. Setiap orang berlomba-lomba untuk menambah pengetahuan dan skill dalam bidang pendidikan untuk menjadi orang yang sukses di masa mendatang.

Di era digital ini para millenials pastinya harus di tuntut untuk lebih kreatif dan produktif dengan ide-ide dan harus memperbanyak referensi agar tidak ketinggalan oleh kemajuan teknologi yang berkembang di bangsa ini. Kreativitas yang tinggi sangat dituntut. Sebagai generasi milenial kita harus bisa menciptakan ide-ide yang baru. Ide yang bisa bermanfaat untuk banyak orang. Jika kita tidak kreatif, kita akan kalah saing dengan orang-orang di luar sana yang lebih kreatif daripada kita. Kita bisa menemukan banyak ide yang baik dengan membaca buku, menonton berita, atau pun menonton youtube.

Maka dari itu, kita sebagai generasi milenial sekaligus generasi penerus bangsa ini, harus bisa menjadi yang bermanfaat dan produktif untuk diri sendiri maupun orang lain disekitar kita, kita harus memanfaatkan fasilitas yang ada dengan sebaik-baiknya dan juga menjaganya.

Tags: