Pentingnya Pendidikan bagi seorang wanita

Banyak orang yang beranggapan buat apa wanita berpendidikan tinggi? Kelak bakalan kembali ke dapur dan merawat istri serta anak. Apa salahnya wanita memiliki cita-cita yang tinggi seperti menjadi guru, dokter dan perawat. Pendidikan bukanlah sebuah batasan untuk semua kalangan, baik pria maupun wanita memiliki hak untuk berpendidikan. Itu merupakan kewajiban seorang muslim (pria dan wanita) mendapatkan ilmu pengetahuan. Sebagaimana nabi SAW bersabda : “menuntut ilmu itu hukum nya wajib baik seorang muslim dan muslimah. Islam sangat menganjurkan umatnya berpendidikan agar tidak terjerumus ke dalam jahiliyah. Pendidikan merupakan bekal untuk mengetahui dan memahami akan bermanfaatnya kehidupan dan keberlangsungan hidup.

Banyak orang yang beranggapan buat apa wanita berpendidikan tinggi? Kelak bakalan kembali ke dapur dan merawat istri serta anak. Apa salahnya wanita memiliki cita-cita yang tinggi seperti menjadi guru, dokter dan perawat. Pendidikan bukanlah sebuah batasan untuk semua kalangan, baik pria maupun wanita memiliki hak untuk berpendidikan. Itu merupakan kewajiban seorang muslim (pria dan wanita) mendapatkan ilmu pengetahuan. Sebagaimana nabi SAW bersabda : “menuntut ilmu itu hukum nya wajib baik seorang muslim dan muslimah. Islam sangat menganjurkan umatnya berpendidikan agar tidak terjerumus ke dalam jahiliyah. Pendidikan merupakan bekal untuk mengetahui dan memahami akan bermanfaatnya kehidupan dan keberlangsungan hidup.

Pendidikan pada dasarnya berawal dari keluarga lalu diasah ke sekolah dasar hingga perguruan tinggi. akan tetapi diera sekarang banyak keluarga yang mengabaikan pendidikan pada wanita. Pola pikir tersebut dipengarahui oleh faktor ekonomi dan rendahnya pendidikan di sekitar lingkungan. Tidak banyak orang tua yang memilih anak wanita nya untuk dinikahkan saja daripada berpendidikan tinggi. Anggapannya lebih baik laki-laki yang pantas berpendidikan karena kelak akan menjadi kepala keluarga. Namun jika diliat presentasi nya banyak wanita yang tidak sekolah. Maka, ini penyebab terjadi nya pernikahan dini. Beberapa faktor yang terjadi nya deskriminasi. Saat pemilihan pengurus kelas biasanya yang lebih tinggi adalah laki-laki karena dianggap lebih pantas. Akan tetapi, didalam undang – undang terdapat kesetaraan, laki-laki dan wanita tidak ada perbedaan bebas untuk melakukan diskriminatif atas dasar apapun atas kesetaraan dalam pendidikan. 

 Pendidikan di dalam keluarga berawal dari, seorang wanita memiliki anak yang akan mendidik anaknya dengan naluri keibuannya. Ibu merupakan guru pertama yang paling dekat dengan kasih sayangnya. Ibu akan mengajarkan segala sesuatu yang dia bisa dari yang kecil hingga komplek. Seorang wanita yang memiliki ilmu yang tinggi merupakan bukan hal yang sia-sia melainkan memiliki manfaat yang baik. Karena dapat penyokong jalannya rumah tangga. Wanita yang memilki pendidikan tinggi tidak serta merta individualistis.  Wanita tak hanya memiliki kecerdasan intelektual melainkan memiliki 3 kecerdasan yaitu emosional, intelektual dan spiritual. Melalui pendidikan kaum wanita dapat lebih maju dan memiliki ilmu. Dengan pendidikan wanita dapat memilih menentukan jalan hidupnya dan kemandirian. Wanita yang berpendidikan dapat memiliki skill yang tidak tergantung pada laki-laki dan wanita dapat lebih percaya diri. Realitanya sekarang banyak menganggap wanita sebelah mata. Salah satu contoh tokoh R.A. Kartini yang memperjuangkan hak-hak wanita salah satunya adalah ilmu dan pendidikan bagi kaum wanita. Perjuangannya berhasil merubah para wanita untuk dapat lebih maju, karena wanita memiliki peranan penting pada lingkaran sosial.

Didalam kehidupan wanita memegang peran yang sangat penting. Namun, hal tersebut bersifat abstrak. Wanita merupakan peran untuk mencetak generasi penerus yang cerdas dan berakhlak. Kehidupan di keluarga merupakan titik awal dari menuju kehidupan bernegara. Anak yang terlahir dari keluarga yang terdidik tentu akan memiliki perhatian yang lebih dari orang tua khususnya ibu. Hal ini didalam psikolog kasih sayang seorang ibu sangat tinggi. Berawal dari pendidikan di dalam keluarga, wanita akan memulai mencetak anaknya menjadi anak emas. Akidah, akhlak dan sholat anak dididik dari seorang ibu yang akan berlomba-lomba untuk mencetak anaknya menjadi anak emas.

Sebagai wanita juga berhak menjadi wanita karir. Wanita karir itu bukan semata untuk bergaya, akan tetapi ada banyak alasan yang membuat wanita memilih untuk bekerja dari pada berdiam diri dirumah. Berbeda wanita yang tidak ingin berkarir karena berbagai alasan, ada banyak alasan misalnya malas atau memang dari keluarga yang berkecukupan. Tetapi, wanita yang hebat adalah wanita yang berkarir dan bias membagi waktu dengan keluarga. Di zaman seperti ini yang semua serba mahal banyak wanita yang lebih baik menjadi wanita karir. Ada beberapa alasan seperti pertama, faktor ekonomi keluarga tidak semua orang memiliki kebutuhan yang cukup untuk memenuhi kebutuhan keluraga, orang tua dan kebutuhan pribadi jadi mereka harus banting tulang. Kedua, untuk membuktikan bahwa wanita juga bisa berpenghasilan. Peningkatan kualitas dan kuantitas untuk pendidikan wanita memiliki kontribusi yang besar terhadap pembangunan bangsa. Wanita memiliki peran yang besar dalam menciptakan generasi bangsa yang beriman, bertakwa dan berakhlak. Pendidikan hadir untuk cikal bekal demi perkembangan dan kemajuan bangsa. Tanpa pendidikan akan hidup dalam sebuah kebodohan yang berdampak hancurnya sebuah negara. Dengan melahirkan pendidikan secara egaliter tak hanya memberikan posisi pada wanita tetapi, dapat mengurangi angka kemiskinan bangsa.

Dengan demikian saatnya Negara memenuhi hak pendidikan baik di luar maupun di sekolah untuk mendorong kemampuan bangsa. Pendidikan yang tidak diskriminatif dapat bermanfaat tidak hanya untuk wanita tetapi juga untuk laki-laki terutama untuk menyetarakannya. Tetapi bukan hanya pada sistem pendidikannya saja melainkan bagaimana peran orang tua yang tidak dipandang sepele karena menjadi tolak ukur pertama dalam mendapatkan pendidikan. Kembangkan dan bangkit pendidikan bias didapatkan tanpa membedakan golongan. Pendidikan adalah hak setiap umat baik pria maupun wanita. ’’ pendidikan adalah senjata ampuh yang bisa berguna untuk mengubah dunia” (Nelson Mandela).

Tags: