Konsep Dasar Sentralisasi dan Desentralisasi Pendidikan

Sentralisasi adalah seluruh wewenang terpusat pada pemerintah pusat. Daerah tinggal menunggu instruksi dari pusat untuk melaksanakan kebijakan-kebijakan yang telah digariskan menurut UU. Menurut ekonomi manajemen sentralisasi adalah memusatkan semua wewenang kepada sejumlah kecil manager atau yang berada di suatu puncak pada sebuah struktur organisasi. Sentralisasi banyak digunakan pemerintah sebelum otonomi daerah.

Konsep Dasar Sentralisasi dan Desentralisasi Pendidikan

Desentralisasi sebagai konsep organisasi mengandung makna pendelegasian atau pelimpahan kekuasaan atau wewenang dari pimpinan atau atasan ke tingkat bawahan dalam berorganisasi. Pelimpahan wewenang dari pusat ke daerah bukan semata-mata distribusi kekuasaan, tetapi untuk mempercepat upaya efisiensi manajemen dan kepuasan kerja pegawai, karena daerah menjadi memiliki wewenang untuk mengelola potensi, mengembangkan prakarsa dan memecahkan permasalahan pendidikan berdasarkan karakteristik setempat.

Dengan demikian desentralisasi pendidikan adalah pelimpahan wewenang dari pemerintah pusat kepada pemerintah daerah untuk merancang, mengimplementasikan dan menilai manajemen berdasarkan potensi dan karakteristik khas daerah sendiri dengan tetap merujuk kepada sistem pendidikan nasional.

Tidak seluruh wewenang pusat didesentralisasikan kepada daerah. Terdapat aspek-aspek pendidikan yang tetap dikelola oleh pusat antara lain meliputi perumusan atau pembuatan kebijaksanaan nasional mengenai kurikulum, persyaratan-persyaratan pokok tentang jenjang pendidikan, persyaratan pembukaan program baru, persyaratan tentang guru dan tenaga kependidikan lainnya di setiap jenjang pendidikan, dan kegiatan-kegiatan strategis lainnya.

Diberikannya wewenang pengelolaan pendidikan sendiri harus melahirkan tanggung jawab penuh dari pemerintah daerah untuk membangun pendidikan lebih berkualitas, dengan memulai memperbaiki kelemahan-kelemahan sebagai persoalan mendasar pendidikan.

Dengan demikian desentralisasi membuka peluang untuk memperbaiki dan meningkatkan kualitas dengan menata manajemen pendidikan yang efektif dan efisien berdasarkan kekhasan daerah sendiri. Fiske (1996: 24) menyatakan bahwa tujuan desentralisasi pendidikan adalah education improvement administrative efficiency, financial efficiency, political goals, effect on equity.

Tags: