Pengertian Manajemen Berbasis Madrasah

Berangkat dari diundakannya UU Nomor 32 tahun 2004 tentang pemerintah daerah, maka didalam pelaksanaan pembangunan pendidikan didaerah sudah seharusnya juga merujuk pada peraturan perundangan tersebut,berkaitan dengan pelaksanaan otonomi daerah yang makin besar sebagai amanat UUD 1945 dan UU No 32 tahun 2004, merupakan tantangan sekaligus peluang bagi para manajer pendidikan didaerah otonom untuk secara kreatif mengembangkan sekolah.

Pengertian Manajemen Berbasis Madrasah

Dengan MBM, maka kepala madrasah dapat mengatur dan mengurus madrasah sesuai dengan kepentingan masayarakat yang dilayaninya (stekeholder), menurut prakarsa sendiri.[1]

  • Pengertian Manajemen

Secara etimologis, manajemen berasal dari bahasa latin, yaitu dari asal kata “manus” yan bertarti tangan dan“egre” yang berarti melakukan. Dalam bahasa Inggris, manajemen berasal dari kata‘to manage”yang berarti mengelola. Dalam bahasa Arab, manajemen identik dengan kata “dabbara, yudabbiru, tdbiiran” yang berarti mengarahkan, mengelola, melaksanakan, menjalankan, mengatur, dan mengurusi.

  • Pengertian Manajemen Menurut Para Ahli
  • Menurut G.R Terry (2009:1) Manajemen ialah: suatu proses yang terdiri dari perencanaan, pengorganisasian, pergerakan pelaksanaan, dan pengawasan, dengana memanfaatkan baik ilmu maupun seni, agar dapat menyelesaikan tujuan yang telah ditetapkan sebelumnya
  • Menurut Hoorold Konnzt dan Cryild onnel (1992), manajemen berhubungan dengan pencapaian sesuatu tujuan yang dilakukan melalui dan dengan orang-orang lain atau usaha untuk mencapai suatu tujuan tertentu melalui kegiatan orang lain.[2]
  • Manajemen ialah: rangkaian segala kegiatan yang menunjukkan kepada usaha kerjasama antara dua orang atau lebih untuk mencapai suatu tujuan yang telah ditetapkan.[3]
  • Manajemen ialah proses menggunakan sumberdaya secara efektif untuk mencapai sasaran.[4]
  • Pengertian Madrasah

Kata “Madrasah “dalam bahasa Arab adalah bentuk kata keterangan tempat (zaraf makan) dari akar kata “darasa”. Secara harfiah “madrasah”diartika sebagai “tempat belajar para pelajar” buku yang dipelajari”atautempat belajar”. Kata “al-midras” juga diartikan sebagai“rumah untuk mempelajari kitab Taurot”. Kata “madrasah”juga ditemukan dalam bahasa Hebrew atau Aramy, dari akar yang sama yaitu “darasa”, yang berarti “membaca dan belajar”atau“tempat duduk belajar”.Dari kedua bahasa tersebut, kata “madrasah” mempunyai arti yang sama:“tempat belajar”. Jika diterjemahkan kedalah bahasa indonesia, kata “madrasah”memiliki arti “sekolah”kendati pada mulanya kata “sekolah”itu sendiri bukan berarti bahasa Indonesia, melainkan dari bahasa asing, yaitu School and scola.[5]

  • Pengertian Madrasah Menurut Para Ahli
  • Para ahli Sejarah pendidikan Islam seperti Nakosteen dan Azumardi Azra, mengatakan bahwa Madrasah merujuk pada lembaga pendidikan tinggi yang lain didunia Islam (klasik) pra-modern,  dapat disimpulkan dengan tiga perbedaan mendasar yaitu: (1) merujuk pada sekelompok mahasiswa, (2) merujuk pada sebuah bangunan tempat kegiatan belajar,  dan ke (3) izin mengajar (ijazah attadris).[6]
  • Lembaga untuk belajar dan mengajar serta tempat menerima dan memberikan pelajaran.[7]
  • Pengertian Manajemen Berbasis Madrasah (MBM) menurut para Ahli
  • Menurut Suharsimi (2008:4) MBM ialah: suatu rangkaian kegiatan yang berupa proses pengolahan usaha kerjasama sekelompok manusia yang tegabung dalam organisasi pendidikan, untuk mencapai tujuan pendidikan yang telah ditetapkan agar efektif dan efisien.[8]
  • Menurut Syamsuddin (1999) MBM ialah: salah satu alternatif pengelolaan Madrasah dalam rangka desentralisasi dalam bidang pendidikan yang memungkinkan adanya otonomi yang luas ditingkat Madrasah.[9]
  • Menurut Wohlstetter dan Mohran (1996), pengertian MBM secara Luas ialah: Pendekatan politis untuk mendesain ulang organisasi sekolah dengan memberikan kewenangna dan kekuasaan kepada partisipasi Madrasah pada tingkat lokal guna memajukan madrasahnya.
  • Menurut Myers dan Stonehhil (1993) MBM ialah; strategi untuk memperbaiki pendidikan untuk mentransfer otoritas pengambilan keputusan secara individual.[10]
  • MBM ialah suatu strategi untuk memperbaiki pendidikan dengan memindahkan kewenangan pengambilan keputusan yang penting dari pemerintah pusat dan pemerintah daerah kapada pihak pengelola sekolah.[11]
  • Pengertian Manajemen Berbasis Madrasah Menurut Pemakalah

Manajemen Merbasis Madrasah ialah: model pengelolahan Madrasah dengan memberikan kewenangan yang lebih besar pada tingkat madrasah untuk mengelola madrasahnya sendiri secara langsung. Dimilikinya kewenangan madrasah itu karena terjadi pergeseran kekuasaan dari pemerintah pusat atau pemerintah daerah kepada Madrasah langsung dalam pengelolaan madrasah. Dengan adanya kewenangan yang besar tersebut maka sekola memiliki otonomi, tangggung jawab, dan partisipasi dalam memenentukan program-program madrasah.


[1] Bejo soejanto. Manajemen pendidikan sekolah model pengelolaan sekolah diera otonomi daerah(Jakarta: IKAPI, 2007), hlm, 30-31

[2] Jaja Jahari dan Amirullah Syarbini , Manejemen Madrasah (Bandung, Alfabeta, 2013), hlm: 1

[3] Kisbiyanto, Manajemen Pendidikan(Yogyakarta; Idea Press,2011), hlm 1

[4] Kamisa, kamus Lengkap Bahasa Indonesia(Surabaya: Kartika, 1997), hlm.; 358

[5]Ibid, hlm. 4

[6]Ibid, hlm. 5

[7]Ibid, hlm. 359

[8]Ibid, hlm. 2

[9]Ibid, hlm. 293

[10]Dorothy Myers dan Robet Stonehill, School Based Management, Office Of Reseach Education: Consumer Guide, 1993, thhp: // www.edgov/pubs/OR/Consumer Gudes/index. html. diunduh pada tangga13-nov-2014. Jm 10.00

[11] Office Of Research Education,School –Based Management, Consumer Guide: Australia: January 1993

Tags: