Fungsi Pengarahan, Pengkoordinasian dan Pengkomunikasian dalam Manajemen Madrasah Ibtidaiyah

Pengarahan, Pengarahan ini merupakan suatu upaya untuk memberikan penjelasan serta bimbingan yang dilakukan oleh seorang pemimpin sebelum dan selama melaksanakan tugas.

Fungsi Pengarahan, Pengkoordinasian dan Pengkomunikasian dalam Manajemen Madrasah Ibtidaiyah

Setidaknya ada dua manfaat jika pengarahan itu dilaksanakan, diantaranya:

  1. Sebelum melaksanakan tugas, jika diawali dengan pengarahan, maka akan berguna untuk menekankan hal yang perlu ditangani, urutan prioritas, prosedur kerja, dan sebagainya agar pelaksanaan pekerjaan dapat efektif dan efesien.
  2. Juga untuk mengingatkan ataupun meluruskan apabila terjadi penyelewengan atau penyimpangan.[1]

Dengan adanya pengarahan akan meminimalisir adanya penyimpangan-penyimpangan yang akan menghambat tercapainya tujuan suatu lembaga pendidikan tersebut.

Pengkoordinasian, Pengkoordinasian ini merupakan salah satu usaha yang dilakukan pemimpin untuk mengatur, meyatukan, menselaraskan, mengintegrasikan semua kegiatan yang dilakukan oleh bawahan. Hal ini dimaksudkan agar segala kegiatan pendidik bisa terarah dengan satu arahan.

Manfaat pengkoordinasian diantaranya meliputi:

  1. Memperoleh kekuatan yang mampu menyatukan seseorang sehingga gerak organisasi bisa harmonis dan saling menunjang agar tercapainya hasil secara efektif dan efesien.
  2. Ketiad terdapat simpang siurnya kegiatan, baik dalam bentuk arah, dan waktu pelaksanaan kerja.
  3.  Tidak terdapat konkurensi antara bagian dan sebaliknya terjalin hubungan yang sehat dan saling membantu.[2]

Satu lagi proses yang mana tidak lepas dari peran seorang pemimpin untuk meningkatkan kwualitas kinerja, dalam hal ini kepala sekolah dalam kasus harus selalu berkoordinasi dengan seluruh pendidik dan staf administrasi lain agar terjalin hubungan yang harmonis, dengan adanya hubungan yang harmonis akan meningkatkan status kinerjanya juga.

Pengkomonikasian, pengkomonikasian adalah suatu usaha yang dilakukan oleh pemimpin lembaga yang dalam hal ini kepala sekolah untuk menyebar luaskan informasi yang terjadi di dalam maupun di luar lembaga yang ada kaitannya dengan kelancaran tugas untuk mencapai tujuan bersama.

Setidaknya ada dua manfaat pengkomonikasian, yakni:

  1. komonikasi akan menghindari terjadinya saling curiga dan saling menutup diri dalam hubungan kerja.
  2. Serta memperkuat fungsi pengarahan dan pengkoordinasian karena terjadi komonikasi antara atasan dan bawahan, serta antara sesama bawahan.[3]

Komonikasi sangat penting agar terciptanya keharmonisan dalam suatu hubungan, jika kurang komonikasi, maka antara satu dengan yang lain akan kesulitan memahami.


[1]Kisbiyanto, Manajemen Pendidikan…,h. 4.

[2]Kisbiyanto, Manajemen Pendidikan…,h. 4-5.

[3]Kisbiyanto, Manajemen Pendidikan…,h. 5.

Tags: