Hakikat Bahasa Indonesia Bagi Penutur Asing (BIPA)

  • Whatsapp

Pembelajaran BIPA adalah pembelajaran bahasa Indonesia yang dilakukan (subjek) oleh oleh orang asing. Pembelajaran BIPA juga menjadikan bahasa Indonesia sebagai bahasa kedua bagi orang asing. Menurut Suyitno (2008: 113) tujuan utama pelajar asing belajar BIPA adalah tentunya untuk memperlancar berbahasa Indonesia dan mengenal budaya Indonesia lebih dalam lagi. Dalam pembelajaran BIPA diterapkan empat keterampilan berbahasa, yaitu membaca, menulis, menyimak daan berbicara. Setiap peserta pembelajran BIPA harus menguasai semua keterampilan berbahasa tersebut dengan waktu yang telah di tentukan. Muliastuti (2016: 4-5) menyatakan bahwa pengajaran BIPA tentunya berbeda dengan pengajaran bahasa Indonesia bagi penutur asli. Salah satu perbedaannya adalah dapat dilihat dari segi pelajar BIPA itu sendiri. Pelajar BIPA yang telah memiliki bahasa pertama (B1) dan memiliki latar belakang budaya yang berbeda merupakan salahsatu karakteriktisnya. Tujuan para pelajar BIPA untuk belajar bahasa Indonesia pun beragam. Ada beberapa pelajar yang hanya ingin mengerti percakapan praktis saja, misalnya empat keterampilan berbahasa yaitu membaca, menulis, menyimak daan berbicara. Usia pelajar BIPA yang beragam juga mendapat perhatian penuh demi kelancaran proses pembelajaran BIPA. Hal tersebut berhubungan dengan pendekatan, metode, teknik, dan media. Media yang digunakan dalam pembelajaran BIPA juga bermacam-macam. Melalui buku-buku bacaan seperti novel, cerpen serta yang lebih menarik adalah komik. Adapun media lain yaitu menggunakan video. Pembelajaran BIPA tidak hanya sekedar mempelajari bahasanya saja, melainkan juga memahami berbagai budaya yang ada di Indonesia. Menurut Lestyarini (2012: 3) berpendapat bahwa identitas kultural Indonesia sudah seharusnya disertakan dalam pembelajaran. Dengan mempelajari konteks budaya, kehidupan soasial masyarakat Indonesia, dan norma-norma sebagai nilai entitas masyarakat, penutur asing dapat mempelajari karakter Indonesia yang merupakan syarat mutlak yang harus dilakukan atau dikenal dengan istilah sine qua non untuk mempelajari bahasa Indonesia. Hal tersebut sangat dimengerti karena bahasa dan budaya merupakan jati diri masyarakat Indonesia. Salah satu teknik pembelajaran budaya dalam program BIPA adalah melakukan praktik langsung di lingkungan masyarakat. Kegiatan itu pula membantu untuk meningkatkan keterampilan dalam berbicara. Karena ada tuntutan bagi pelajar BIPA untuk menguasai semua keterampilan berbahasa agar sempurna juga dalam mempelajari bahasa keduanya (B2).

Baca Juga :  Pengertian dan Sejarah BIPA

Pos terkait