Kampus Merdeka

  • Whatsapp
Dalam menghadapi perubahan sosial, budaya, serta kemajuan teknologi yang sangat pesat kompetensi mahasiswa harus lebih dipersiapkan agar bisa lebih gayut dengan perkembangan dan kebutuhan zaman. Link and match tidak saja dengan dunia industri dan dunia kerja tetapi juga dengan masa depan yang perubahannya sangatlah cepat. Agar mahasiswa dapat meraih capaian pembelajaran yang mencakup beberapa aspek  diantaranya  yaitu  aspek  sikap,  pengetahuan,  serta  aspek keterampilan yang optimal dan selalu relevan perguruan tinggi dituntut untuk    dapat    menciptakan    atau    merancang,    serta    melaksanakan pembelajaran yang inovatif.

Dalam mengatasi persoalan tersebut, merdeka belajar diharapkan dapat   menjadi   jawaban   atas   tuntutan   tersebut.   Kampus   merdeka merupakan wujud dari pembelajaran di perguruan tinggi yang fleksibel dan otonom, sehingga dapat tercipta kultur belajar yang inovatif, tidak mengekang mahasiswa dan sesuai dengan kebutuhan.

Bacaan Lainnya

Proses pembelajaran pada kampus merdeka yakni dengan mewujudkan suatu proses pembelajaran yang berpusat pada mahasiswa atau student centered learning. Kampus merdeka juga memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk bisa mengembangkan inovasi, kekreatifitas, ataupun bakat yang mereka miliki, serta mereka dapat mengembangkan kemandirian dalam menemukan pengetahuan melalui pengamatan lapangan seperti terjun langsung saat ppl dan kkn sehingga mereka  dapat  mengetahui  tentang  pengetahuan  apa  saja  yang  sudah mereka dapatkan. Melalui konsep merdeka belajar yang dapat dirancang dan dapat diimplementasikan dengan baik, maka hard skills dan soft skills mahasiswa akan terbentuk dengan baik.

Program utama kampus merdeka yaitu untuk memudahkan perguruan   tinggi   membuka   program   studi   baru,   merubah   system akreditasi, dan memudahkan perguruan tinggi negeri menjadi PTN berbadan hukum, serta hak belajar 3 semester diluar program studi. Mahasiswa diberikan kebebasan mengambil SKS di luar program studi, tiga semester yang di maksud adalah berupa satu semester kesempatan mengambil matakuliah di luar program studi dan dua semester melaksanakan aktivitas pembelajaran di luar perguruan tinggi. Beberapa kegiatan pembelajaran diluar pergurua tinggi diantaranya adalah; magang/ praktik  kerja  di  tempat  kerja/industry,  pengabdian  kepada  masyarakat desa,   mengajar   di   suatu   satuan   pendidikan,   melakukan   penelitian, membuat proyek, dan mengikuti program kemanusiaan. Semua kegiatan tersebut harus dilaksanakan dengan bimbingan dari dosen. Kampus merdeka diharapkan bisa memberikan pengalaman yang kontekstual lapangan dan dapat meningkatkan kompetensi mahasiswa secara utuh, siap kerja, atau  dapat menciptakan lapangan kerja baru.

Baca Juga :  Perubahan Juknis BOS Raudlatul Athfal dan BOS Madrasah tahun 2020 sesuai Keputusan Dirjen Pendidikan Islam Nomor 1801 Tahun 2020

Pos terkait