Guru Keliling Sebagai Alternatif Pembelajaran Era New Normal

  • Whatsapp

Seluruh dunia digemparkan dengan informasi tentang virus Covid-19 yang mematikan dan menyebar dan meluas dengan cepat ke beberapa negara di dunia. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah menetapkan virus ini menjadi pandemi. Nah, untuk itu pemerintahan sudah menghimbau dan menyampaikan kepada seluruh masyarakat untuk tetap berada di rumah saja dan menjaga kesehatan agar tidak mudah terpapar wabah virus Covid-19 ini. Penyebaran virus Covid-19 di Indonesia saat ini memberikan dampak yang besar terhadap sistem pendidikan di berbagai sekolah maupun di perguruan tinggi.

Pendidikan adalah salah satu aspek dijadikan sebagai wadah untuk membentuk karakter anak bangsa. Dengan sebab itu, dalam proses pendidikan seorang pendidik harus mampu menguasai berbagai media pembelajaran karena kondisi selalu berubah-rubah.

Bacaan Lainnya

Lebih-lebih pada saat sekarang ini Pandemi Covid-19 melanda dunia, berbagai sektor mengalami perubahan dan dituntut untuk menyesuaikan dengan keadaan. Termasuk juga lembaga pendidikan juga harus mentransformasikan media pembelajaran di masa pandemi Covid-19.

Pembelajaran adalah proses terjadinya interaksi antara peserta didik dan pendidik di suatu lingkungan belajar. Mengajar adalah upaya menyampaikan pengetahuan kepada siswa, mengajar itu harus melihat prinsip konteks, fokus, evaluasi (memberi penlaian), individualisasi, sosialisasi.

Menteri pendidikan menuliskan Surat Edaran Mendikbud Nomor 4 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Pendidikan Dalam Masa Darurat Covid-19, agar semua peserta didik tetap bisa mendapatkan layanan pendidikan yang optimal namun tetap mengutamakan protokol kesehatan guna memutus rantai Covid-19 semaksimal mungkin. Kondisi ini membuat semua pihak sekolah maupun seluruh perguruan tinggi menerapkan sistem pembelajaran secara daring (online).

Baca Juga :  Hukuman dalam Konteks pendidikan

Pos terkait