Tujuan Pembelajaran Al-Qur’an Hadist

  • Whatsapp

Gambaran tentang bentuk pengetahuan, keterampilan, dan sikap yang tersurat dalam rumusan tujuan perencanaan pembelajaran sudah mulai jelas. Pada tujuan mata pelajaran misalnya, tujuan pertama menggambarkan bahwa siswa diharapkan dapat mengenal, memahami dan mampu mempergunakan konsep-konsep dasar al-Qur’an Hadist yang berguna.

Di sini di gambaran perilaku yang diharapkan telah dirumuskan. Namun sampai sejauh ini kita belum mendapat gambaran tentang konsep-konsep dasar yang berguna, maka untuk menentukan luas dan dalam serta aneka ragam materi pembelajaran yang menjadi isi mata pelajaran itu perlu pula dirumuskan tujuan sebagai acuan. Tujuan itu adalah tujuan pembelajaran.

Bacaan Lainnya

Tujuan pembelajaran al-Qur’an Hadist menggambarkan bentuk tingkah laku atau kemampuan yang diharapkan dapat dimiliki siswa setelah proses pembelajaran. Dengan demikian, dapat dikemukakan bahwa rumusan tujuan pembelajaran al-Qur’an Hadist harus menggambarkan bentuk hasil belajar yang ingin dicapai siswa melalui proses pembelajaran al-Qur’an Hadist yang dilaksanakan.

Berdasarkan uraian-uraian diatas, penulis menarik beberapa kesimpulan yaitu:
a. Tujuan pembelajaran Qur’an Hadist dirumuskan berdasarkan analisis terhadap berbagai tuntutan, kebutuhan, dan harapan. Oleh karena itu, tujuan dibuat berdasarkan pertimbangan factor-faktor masyarakat, siswa itu sendiri, serta ilmu pengetahuan (budaya). Dengan demikian, tujuan pembelajaran merupakan harapan tentang sesuatu yang diharapkan dari hasil kegiatan pembelajaran Qur’an Hadist.

b. Materi pembelajaran al-Quran Hadits berada dalam ruang lingkup isi kurikulum. Oleh erena itu, pemilihan meteri pelajaran Qur’an Hadist tentu saja harus sejalan dengan kriteria yang digunakan untuk memilih isi kurikulum bidang studi yang bersangkuan.
c. Perumusan tujuan dan materi pembelajaran Qur’an Hadist merupakan tugas pokok seorang guru sebagai langkah awal kegiatan pembelajaran untuk mengantarkan siswa mencapai tujuan atau kompetensi dasar yang telah ditetapkan.

Baca Juga :  PERAN ISLAM DALAM PERKEMBANGAN ILMU PENGETAHUAN DAN TEKNOLOGI

Dari uraian di atas dapat diambil suatu kesimpulan bahwa tujuan pembelajaran Al-Quran dan hadis di MI Pembelajaran Al Qur’an-Hadist di Madrasah Ibtidaiyah bertujuan untuk memberikan kemampuan dasar kepada peserta didik dalam membaca, menulis, membiasakan dan menggemari Al-Qur’an dan Hadist serta menanamkan pengertian, pemahaman, penghayatan isi kandungan ayat-ayat Al Qur’an-Hadist untuk mendorong, membina dan membimbing akhlaq dan perilaku peserta didik agar berpedoman kepada dan sesuai dengan isi kandungan ayat-ayat Al Qur’an dan Hadist.

Mata pelajaran Al Qur’an-Hadist pada Madrasah Ibtidaiyah bertujuan:
a. Menumbuhkembangkan kemampuan peserta didik membaca dan menulis Al Qur’an Hadist;
b. Mendorong, membimbing dan membina kemampuan dan kegemaran untuk membaca Al Qur’an dan Hadist;
c. Menanamkan pengertian, pemahaman, penghayatan dan pengamalan kandungan ayat-ayat Al Qur’an dan Hadist dalam perilaku peserta didik sehari-hari.
d. Memberikan bekal pengetahuan untuk mengikuti pendidikan pada jenjang yang setingkat lebih tinggi (MA).

Dengan kata lain pembelajaran Al Qur’an-Hadist di Madrasah Ibtidaiyah bertujuan untuk memberikan kemampuan dasar kepada peserta didik dalam membaca, menulis, membiasakan dan menggemari Al Qur’an dan Hadist serta menanamkan pengertian, pemahaman, penghayatan isi kandungan ayat-ayat Al Qur’an-Hadist untuk mendorong, membina dan membimbing akhlaq dan perilaku peserta didik agar berpedoman kepada dan sesuai dengan isi kandungan ayat – ayat Al Qur’an dan Hadist.

Pos terkait