Berbagai Model Pengembangan Bahan Ajar

  • Whatsapp
Undangan Digital
  1. Design and Conduct Summative Evaluation (Mengembangkan evaluasi sumatif)

Bertujuan untuk mempelajari efektifitas keseluruhan sistem dan dilakukan setelah tahap evaluasi formatif.

  • Revise Instruction (Revisi pengajaran)

Data dari evaluasi formatif yang telah dilakukan pada tahap sebelumnya dianalisis serta diinterpretasikan. Data yang diperoleh dari evaluasi formatif dikumpulkan dan diinterpretasikan untuk memecahkan kesulitan yang dihadapi siswa dalam mencapai tujuan.

Bacaan Lainnya

Rancangan Pengembangan Bahan Ajar Model Hannafin dan Peck 

Model Hannafin dan Peck adalah model desain pembelajaran yang terdiri dari pada tiga fase (Hannafin&  Peck, 1988). Dalam model ini, penilaian dan pengulangan perlu dijalankan dalam setiap fase. Model ini lebih berorientasi produk, berikut tahapan dari model Hannafin dan Peck yaitu:

  1. Fase pertama

Analisis kebutuhan dilakukan dengan mengidentifikasi kebutuhan-kebutuhan dalam mengembangkan suatu media pembelajaran. Termasuk di dalamnya tujuan dan objektif media pembelajaran yang dibuat, pengetahuan dan kemahiran yang diperlukan oleh kelompok sasaran, peralatan dan keperluan media pembelajaran.

  • Fase  kedua

Fase ini yaitu fase desain, informasi dari fase analisis dipindahkan ke dalam bentuk dokumen yang akan menjadi tujuan pembuatan media pembelajaran. Fase desain bertujuan untuk mengidentifikasi dan mendokumenkan kaidah yang paling baik untuk mencapai tujuan pembuatan media tersebut. Salah satu dokumen yang dihasilkan dalam fase ini adalah dokumen story board yang mengikuti urutan aktifitas  pembelajaran berdasarkan keperluan pelajaran dan objektif media  pembelajaran seperti yang diperoleh dalam fase analisis keperluan.

  • Fase ketiga

Fase pengembangan dan implementasi, terdiri dari  penghasilan diagram alur, pengujian, serta penilaian formatif dan penilaian sumatif.  Dokumen story board akan dijadikan landasan bagi pembuatan diagram alir yang dapat membantu proses pembuatan media pembelajaran. Untuk menilai kelancaran media yang dihasilkan seperti kesinambungan link, penilaian dan pengujian dilaksanakan pada fase ini. Model Hannafin dan Peck (1988) menekankan proses penilaian dan pengulangan harus mengikut sertakan proses-proses pengujian dan  penilaian media pembelajaran yang melibatkan ketiga fase secara berkesinambungan.

Baca Juga :  Ketentuan Presensi Kehadiran Guru dan Tenaga Kependidikan Madrasah era Normal Baru

Pos terkait