Beberapa Istilah yang Berkaitan dengan Profesi

  • Whatsapp

Syarat-syarat Profesi

Suatu pekerjaan yang disebut profesi harus memenuhi syarat-syarat tertentu. Menurut Syafrudin Nurdin (2005) syarat-syarat yang harus dipenui oleh suatu pekerjaan agar dapat disebut sebagai profesi, yaitu:

  • Panggilan hidup yang sepenuh waktu;
  • Pengetahuan dan kecakapan atau keahlian;
  • Kebakuan yang universal;
  • Pengabdian;
  • Kecakapan diagnostik dan kompetensi aplikatif;
  • Otonomi;
  • Kode etik;
  • Klien;
  • Berperilaku pamong;
  • Bertanggung jawab, dan lain sebagainya.

Ahmad Tafsir (1992) berpendapat bahwa pekerjaan dapat disebut sebagai profesi harus memenuhi syarat, yaitu:

Bacaan Lainnya
  • Profesi harus memiliki suatu keahlian yang khusus.
  • Profesi harus diambil sebagai pemenuhan panggilan hidup.
  • Profesi memiliki teori-teori yang baku secara universal.
  • Profesi adalah diperuntukkan bagi masyarakat.
  • Profesi harus dilengkapi dengan kecakapan diagnostic dan kompetensi aplikatif.
  • Pemegang profesi memegang otonomi dalam melakukan profesinya.
  • Profesi memiliki kode etik.
  • Profesi miliki klien yang jelas.
  • Profesi memiliki organisasi profesi.
  • Profesi mengenali hubungan profesinya dengan bidang-bidang lain.

Dalam UU Nomor 20 Tahun 2003 tentang SISDIKNAS Pasal 39 (ayat 2) jabatan guru dinyatakan sebagai jabatan professional. Teks lengkapnya sebagai berikut: “Pendidik merupakan tenaga profesional yang bertugas merencanakan dan melaksanakan proses pembelajaran, menilai hasil pembelajaran, melakukan pembimbingan dan pelatihan, serta melakukan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, terutama bagi pendidik pada perguruan tinggi”.

Dalam UU Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen pasal 7 ayat 1, prinsip profesional guru mencakup karakteristik sebagai berikut: 

Baca Juga: Urgensi Profesionalisme dalam Kehidupan

  • Memiliki bakat, minat, panggilan, dan idealisme.
  • Memiliki kualifikasi pendidikan dan latar belakang pendidikan sesuai dengan bidang tugas.
  • Memiliki kompetensi yang diperlukan sesuai dengan bidang tugas.
  • Memiliki ikatan kesejawatan dan kode etik profesi.
  • Bertanggung jawab atas pelaksanaan tugas keprofesionalan.
  • Memperoleh penghasilan yang ditentukan sesuai dengan prestasi kerja.
  • Memiliki kesempatan untuk mengembangkan profesi berkelanjutan.
  • Memiliki jaminan perlindungan hukum dalam melaksanakan keprofesionalan.
  • Memiliki organisasi profesi yang mempunyai kewenangan mengatur hal-hal yang berkaitan dengan keprofesian.
Baca Juga :  New Normal

Pos terkait

1 Komentar

Komentar ditutup.