Menjadi Guru Profesional; Menguasai Empat Kompetensi

  • Whatsapp

• Pelaksanaan pembelajaran yang mendidik dan dialogis. Pada anak-anak dan remaja, inisiatif belajar harus muncul dari guru, karena mereka pada umunya belum memahami pentingnya belajar. Guru harus mampu menyiapkan pembelajaran yang bisa menarik rasa ingin tahu siswa, yaitu pembelajaran yang menarik, menantang, dan tidak monoton, baik dari sisi kemasan maupun isi atau materinya.

• Evaluasi hasil belajar. Kesuksesan seorang guru sebagai pendidik profesional tergantung pada pemahamannya terhadap penilaian pendidikan, dan kemampuannya bekerja efektif dalam penilaian. Penilaian adalah proses pengumpulan dan pengolahan informasi untuk mengukur pencapaian hasil belajar peserta didik.

Bacaan Lainnya

• Pengembangan peserta didik untuk mengaktualisasikan berbagai potensi yang dmilikinya. Belajar merupakan proses di mana pengetahuan, konsep, keterampilan dan perilaku diperoleh, dipahami, diterapkan, dan dikembangkan. Anak-anak mengetahui perasaan mereka melalui rekannya dan belajar. Belajar merupakan proses kognitif, sosial, dan perilaku.

Berdasarkan uraian di atas, kompetensi pedagogik tercermin dari beberapa indikator, yaitu:
• pemahaman wawasan atau landasan kependidikan;
• pemahaman tentang peserta didik;
• pengembangan kurikulum/silabus;
• perencanaan pembelajaran;
• pelaksanaan pembelajaran yang mendidik dan dialogis;
• evaluasi hasil belajar; dan
• pengembangan peserta didik untuk mengaktualisasikan berbagai potensi yang dimilikinya.

Kompetensi Kepribadian

Menurut Hall dalam Suyanto (2013: 42) kepribadian dapat didefinisikan sebagai berikut: “The personality is not series of biographical facts but something more general and enduring that is inferred from the facts”. Definisi ini memperjelas konsep kepribadian yang abstrak dengan merumuskan konstruksi yang lebih memiliki indikator empirik. Namun ia menekankan bahwa teori kepribadian bukan sesederhana sebuah rangkuman kejadian-kejadian. Implikasi dari pengertian tadi adalah kepribadian individu merupakan serangkaian kejadian dan karekteristik dalam keseluruhan kehidupan, dan merefleksikan elemen-elemen tingkah laku yang bertahan lama, berulang-ulang, dan unik.

Baca Juga :  Perkembangan Fisik dan Psikomotorik Peserta Didik

Pos terkait

1 Komentar

Komentar ditutup.