Prinsip Pembelajaran PAUD Holistik Integratif

  • Whatsapp

Keholistikan berdasarkan Standar PAUD

Standar PAUD bertujuan menjamin mutu pendidikan anak usia dini  dalam rangka memberikan landasan untuk: 

  • Melakukan stimulan pendidikan dalam membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani sesuai dengan tingkat  pencapaian perkembangan anak;
  • Mengoptimalkan perkembangan anak secara holistik dan integratif;  dan
  • Mempersiapkan pembentukan sikap, pengetahuan, dan keterampilan anak

Baca Juga: Ciri-ciri Anak Berkebutuhan Khusus

Merancang PAUD Holistik dan Integratif

Bacaan Lainnya

Merancang PAUD holistik dan integratif harus cermat dan  matang agar hasilnya maksimal. Rancangan PAUD holistik dan integratif dapat dilakukan melalui beberapa tahap berikut: 

Perencanaan.

Mengidentifikasi potensi lembaga PAUD yang meliputi:  pendidik dan tenaga kependidikan (kompetensi, keterampilan,  peran di masyarakat, dsb), peserta didik (status kesehatan,  penyimpangan perkembangan, latar belakang orang tua, dsb),  orang tua (profesi, ekonomi, keterampilan, dsb), sarana dan  prasarana, dan lingkungan termasuk lembaga terkait; Menyusun  draft rencana anggaran selama satu tahun; Mendiskusikan draft  rencana program dengan mengundang orang tua, stake holder,  tokoh masyarakat, dan pihak terkait; Sosialisasi program  penyelenggaraan PAUD holistik dan integratif kepada semua  pihak yang terkait; Menyiapkan sarana dan prasarana sesuai  dengan kebutuhan; Menggali dana dari berbagai sumber yang  tidak mengikat, sesuai dengan kebutuhan; Menyiapkan  administrasi yang diperlukan, seperti surat-menyurat, administrasi  pembelajaran, keuangan, dan lain-lain. 

Baca Juga: Pertumbuhan Dan Perkembangan Anak Usia Dini

Pelaksanaan

Pelaksanaan penyelenggaraan PAUD holistik dan integratif, mengacu kepada rencana penyelenggaraan yang telah  disusun. Pelaksanaan penyelenggaraan PAUD holistik dan  integratif meliputi beberapa kegiatan, yaitu: 

– Kegiatan pembelajaran yangmerupakan wujud dari layanan pendidikan, yang dalam pelaksanaannya disesuaikan dengan situasi dan kondisi masing-masing Lembaga.

Baca Juga :  Perubahan Juknis BOS 2020 untuk SD/SMP/SMA/SMK

– Kegiatan parenting yang dapat dilakukan antara lain dengan melibatkan orang tua di kelas sebagai peserta didik dan  memberi beragam penyuluhan sesuai kebutuhan daerah.

Pos terkait