Model Pembelajaran Berdasarkan Sentra/Beyond And Circle Time

  • Whatsapp

Model yang dikembangkan Creative Curriculum mengelola kegiatan pembelajaran yang seimbang antara bimbingan guru dengan inisiatif  anak. Model ini dikenalkan di Indonesia oleh Dr. Pamela Phelp dari CCCRT Florida. Bermain dipandang sebagai kerja otak sehingga anak  diberi kesempatan untuk memulai dari mengembangkan ide hingga tuntas  menyelesaikan hasil karyanya “start and finish”. Dukungan guru memfasilitasi anak mengembangkan kecakapan berpikir aktif dan anak diberi keleluasaan untuk melakukan berbagai kegiatan untuk  mendapatkan pengalaman tentang dunia sekelilingnya. Sentra yang dikembangkannya tidak berbeda dengan sistem area. Perbedaan tampak dalam pengelolaan kelas.

Dalam model area semua anak bebas bergerak di semua area yang dikelola oleh seorang guru. Dalam model sentra anak bebas memilih  bermain yang disiapkan dalam satu sentra. Di dalam sentra dilengkapi  dengan 3 jenis kegiatan bermain, yaitu bermain sensorimotorik, main  peran, dan main pembangunan. Keragaman main atau disebut juga  densitas main memfasilitasi untuk dapat memilih mainan sesuai dengan  minatnya. Kelompok anak berpindah bermain dari satu sentra ke sentra lainnya setiap hari.

Bacaan Lainnya

Tiap sentra dikekola oleh seorang guru. Proses pembelajarannya dengan menggunakan 4 pijakan, yaitu pijakan penataan  alat (pijakan lingkungan), pijakan sebelum main, pijakan selama main, dan  pijakan setelah bermain. Sentra yang dibuka di antaranya adalah sebagai  berikut.

Sentra Balok

Sentra balok memfasilitasi anak bermain ten tang konsep bentuk,  ukuran, keterkaitan ben tuk, kerapihan, ketelitian, bahasa, dan krea tivitas. Bermain balok selalu dikaitkan dengan main peran mikro, dan bangunan  yang diba ngun anak digunakan untuk bermain peran.  

Alat dan bahan main diantaranya adalah: Balok-balok dengan  berbagai bentuk dan ukuran; Balok asesoris untuk main peran; Lego  berbagai bentuk; Kertas dan alat tulis Contoh kegiatan main balok;  Membangun mesjid, rumah tinggal, rumah sakit, hotel, taman bermain;  Kebun binatang dan perkebunan; Kehidupan di laut, kehidupan di desa;  Bandara, pelabuhan, dan terminal.

Baca Juga :  Pandemi Virus Corona Terhadap Dunia Pendidikan

Pos terkait