Pengertian Pendekatan Saintifik

  • Whatsapp

Pendekatan Saintifik adalah proses pembelajaran yang dirancang sedemikian rupa agar peserta didik secara aktif mengkonstruk kompetensi sikap, pengetahuan, dan keterampilan melalui tahapan mengamati, menanya, mengumpulkan informasi, menalar, dan mengomunikasikan. 1 Pendekatan Saintifik juga dapat diartikan sebagai  pendekatan pembelajaran yang memberikan kesempatan kepada anak untuk  mendapat pengalaman belajar melalui mengamati, menanya, mengumpulkan  informasi, menalar, dan mengkomunikasikan. 2 Pendekatan saintifik dalam  pembelajaran pada lembaga PAUD tidak diartikan sebagai belajar sains (Ilmu Pengetahuan Alam) saja tetapi menggunakan proses saintis dalam kegiatan belajar.  Pendekatan saintifik pada anak usia dini menjadikan proses belajar menjadi lebih penting dari hanya produk semata.  

The scientific method, it could be said, is a way of learning or a process of using  comparative critical thinking. 3 Metode Ilmiah atau metode saintifik dapat diartikan sebagai cara belajar atau  proses pembandingan pemikiran secara kritis. Kegiatan pembelajaran tidak lagi hanya  sekedar kegiatan transfer ilmu. Tetapi kegiatan pembelajaran harus memberikan  kesempatan bagi peserta didik untuk berfikir secara kritis.  

Bacaan Lainnya

Menurut George H. Fried menjelaskan bahwa pendekatan saintifik merujuk  pada langkah-langkah kerja rutin dari saintis seiring dibimbingnya mereka oleh rasa  keingintahuan untuk mempelajari keteraturan dan hubungan antara fenomena yang  mereka pelajari.4 Pendekatan saintifik disebut juga sebagai pendekatan ilmiah.  Pendekatan saintifik diyakini sebagai titian emas perkembangan dan pengembanagn sikap, keterampilan, dan pengetuan peserta didik.

Pendekatan saintifik dimaksudkan  untuk memberikan pemahaman kepada peserta didik dalam mengenal, memahami  berbagai materi menggunakan pendekatan ilmiah, bahwa informasi bisa berasal dari  mana saja, kapan saja, tidak bergantung pada informasi searah dari gutu. Oleh karenaa itu kondisi pembelajaran yang diharapkan tercipta diarahkan untuk  mendorong peserta didik dalam mencari tahu dari berbagai sumber melalui observasi,  dan bukan hanya diberi tahu. 

Baca Juga :  Kumpulan KI KD MA Sesuai KMA Nomor 183 Tentang Kurikulum Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Bahasa Arab pada Madrasah tahun 2019

Hal penting dalam Kurikulum 2013 Pendidikan Anak Usia Dini menjelaskan  bahwa kemampuan baca, tulis, hitung bukan tujuan akhir yang harus dikuasai anak melalui metode pemaksaan, tetapi proses berpikir tingkat tinggi dengan kemampuan mengerti, menalar, menganalisa, mengevaluasi, dan menghasilkan sesuatu adalah proses yang dicapai sebagai dampak dari penerapan pembelajaran berbasis  pendekatan saintis.Pendekatan saintifik dalam membangun kemampuan berfikir lebih tinggi menunjukkan adanya tahapan yang berkembang dari proses menghafal  (remembering) menuju memahami (understanding), memahami (applying) menuju menganalisa (analyzing), dan mengevaluasi (evaluating) dan menciptakan (creating).

Pos terkait