Kementerian Agama RI Terbitkan Buku Grand Desain PTKI 2020-2045

Pendidikan merupakan bagian penting perjalanan peradab-an sebuah bangsa. Tanpa pendidikan, sebuah bangsa tak dapat merespons perkembangan zamannya secara baik dan benar. Sebaliknya, melalui Pendidikan, sebuah bangsa akan ditopang oleh ketersediaan SDM yang kompeten dan juga hasil-hasil riset yang valid sebagai syarat pembangunan.

Indonesia telah menjalankan prinsip pendidikan secara menyelu-ruh. Sebagai bangsa yang mengakui agama bagian dari pemba-ngunan Nasional, pendidikan di Indonesia merupakan kolaborasi antara spirit agama dan respons atas perubahan global. Artinya kita telah menjumpai model pendidikan di Indonesia dengan tidak memisahkan antara agama dan kebangsaan.

Bacaan Lainnya

Relasi antara pendidikan dan agama tertuang dalam Undang–undang Sisdiknas Nomor 20 tahun 2003. Dalam pasal 3 disebut-kan: Pendidikan Nasional berfungsi mengembangkan kemam-puan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, danbertujuan berkembangnya potensi peserta didik agar menja-di manusia yang beriman dan bertakwa pada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung ja-wab. Selanjutnya, di Pasal 37 ayat (2) menyatakan bahwa kuri-kulum pendidikan wajib memuat Pendidikan Agama, Pendidikan Kewarga negaraan, dan Pendidikan Bahasa.

Tiga mata pelajaran wajib ini mengisyaratkan bahwa tujuan pendidikan nasional ber-usaha untuk mewujudkan manusia Indonesia yang religius/ber-agama, bangsa yang dapat menghargai warga negaranya dan identitas kebangsaan dengan bahasa nasionalnya. Hasil dari perjalanan panjang mengelola pendidikan di Indonesai terlihat dengan terus membaiknya kualitas pendidikan. Berdasarkan indeks kompetisi global (Glo-bal Competitiveness Index (GCI)), Indonesia menempati urutan ke-50 dari 142 ne-gara pada tahun 2019. Lebih lanjut GCI juga mengukur percentage change in the skill sets of graduates 2016-2020 untuk negara-negara yang tergabung dalam G20 dengan hasil Indonesia berada di posisi 13 dengan nilai negatif untuk semua jen-jang pendidikan.

Baca Juga :  Faktor Yang Mempengaruhi Perkembangan Emosi, Sosial dan Spiritual Peserta Didik

Perguruan Tinggi adalah bagian dari tata kelola pendidikan di Indonesia. Bersa-ma tahapan pendidikan sebelumnya, perguruan tinggi dipandang sebagai tahap mempersiapkan SDM yang mumpuni dalam persaingan. Sangatlah wajar jika ek-sistensi pendidikan tinggi mendapat perhatian khusus dalam kebijakan pemba-ngunan Nasional. Hal ini sejalan dengan visi dan misi presiden dalam menciptakan sumber daya manusia unggul untuk Indonesia maju.

Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) merupakan bagian tak terpisahkan dari kemajuan pendidikan tinggi di Indonesia. PTKI tumbuh dan berkembang memberi jawaban atas kebutuhan publik terhadap model pendidikan yang mengintegrasi-kan ajaran agama dan ilmu umum. Hingga hari ini keberadaan PTKI menjadi tum-puan dalam mencetak SDM yang kompetitif, berwawasan luas, dan berkarakter.

Sejalan dengan garis perjuangan Islam, PTKI telah mengambil peran besar dalam pembentukan karakter kebangsaan. Sebagai bangsa yang dianugerahi keragam-an, Indonesia dihadapkan pada tantangan kebangsaan yang tidak ringan. Bukan perkara mudah mengelola keragaman, apalagi ada banyak contoh negara yang akhirnya gagal merawat keragamannya. Namun segala kekhawatiran itu meredup seiring dengan eksisnya PTKI sebagai model pendidikan multikultural di Indonesia.

Eksistensi PTKI dalam sistem pendidikan Nasional semakin nyata dalam tiga fungsi. Pertama, fungsi fasilitasi bagi transformasi pengetahuan dalam aspek keagama-an (aspek kognitif). Kedua, sebagai sarana transformasi norma. Ketiga, nilai moral untuk membentuk sikap (aspek afektif). Ketiganya merupakan instrumen utama yang berperan dalam pengendalian prilaku (aspek psikomotorik) dan keterhu-bungan transenden dengan Allah Swt sehingga tercipta kepribadian manusia se-utuhnya (al-insan al-kamil). Di sinilah kita dapat mengimplementasi nilai-nilai profetik keilmuan yang telah dijabarkan dalam fungsi dan kedudukan PTKI sebagai kawah candradimuka kependidikan Islam. Selengkapnya Unduh Disini.

Pos terkait